Kampoeng Ponten Jadikan Ramadan Momen untuk Peduli Sesama

Kampoeng Ponten Jadikan Ramadan Momen untuk Peduli Sesama
Kampoeng Ponten Jadikan Ramadan Momen untuk Peduli Sesama

Surabaya, (DOC) – Warga Kampoeng Ponten di Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, menggelar kegiatan berbagi takjil dalam rangka Ramadan. Tahun ini, fokus utama di berikan kepada tukang becak dan lansia agar bantuan lebih tepat sasaran. Sebanyak ratusan paket takjil, berisi makanan ringan, makanan berat, dan air mineral HE2O, di bagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, aksi sosial ini berawal dari inisiatif Karang Taruna Kampoeng Ponten. Para pemuda menyisihkan uang dan memasak sendiri hidangan yang di bagikan. Beberapa menu bahkan berasal dari unit usaha mereka sendiri. Semangat berbagi ini akhirnya menggerakkan warga lain untuk ikut berkontribusi, baik dalam bentuk uang maupun makanan.

Bacaan Lainnya

Ketua RT 01 RW 07, Glen Putra, menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi warga.

“Saya terharu melihat antusiasme mereka. Meski banyak yang berpenghasilan rendah, semangat berbagi tetap tinggi. Karena itu, saya mencoba mengembangkan konsep ini dan mengajak beberapa pihak untuk turut serta,” ujarnya.

Ketua Karang Taruna Kampoeng Ponten, Hanifa Yulia Putri, juga berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut.

“Kami ingin menjadikan ini agenda tahunan. Bahkan, tahun depan kami berencana menyalurkan paket sembako Lebaran agar manfaatnya lebih luas,” katanya.

Sementara itu, seorang tukang becak, Pak Slamet, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini.

“Alhamdulillah, sangat membantu. Kadang kalau seharian belum dapat penumpang, beli makanan berbuka pun sulit,” tuturnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Air Mineral HE2O, serta Depot Tanjung Api. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Kampoeng Ponten berkomitmen menjadikan Ramadan sebagai momen untuk berbagi dan mempererat solidaritas antarwarga. (r6)

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Dorong Warga Beralih dari Popok Sekali Pakai

Pos terkait