
Kendari,(DOC) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan apresiasi atas peningkatan capaian literasi dan numerasi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah Sultra atas komitmen dan inovasi yang telah di tunjukkan. Ia berharap langkah ini dapat menjadi pemacu semangat untuk terus melahirkan terobosan pendidikan ke depan.
“Peningkatan ini patut di apresiasi. Semoga menjadi motivasi untuk terus mendorong transformasi pendidikan, khususnya dalam literasi dan numerasi,” kata Menteri Mu’ti.
Capaian literasi siswa SMA Sultra tahun 2024 mencapai 64,62%, sementara capaian numerasi sebesar 62,38%. Untuk jenjang SMK, angka literasi mencapai 60,60%, dan numerasi 58,71%. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan jika di bandingkan capaian nasional tahun 2023, khususnya dalam aspek numerasi.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Yusmin, keberhasilan ini tidak lepas dari serangkaian kebijakan dan program strategis. Salah satu di antaranya adalah kebijakan sederhana namun berdampak—mendorong siswa membawa dan membaca buku favorit dari rumah.
Selain itu, penguatan pembelajaran digital juga di lakukan melalui penyediaan televisi pintar (Smart Board) sebagai media pembelajaran interaktif di sekolah.
“Berbagai upaya juga dilakukan dari sisi tenaga pendidik, mulai dari pelatihan peningkatan kapasitas guru, pemetaan distribusi tenaga kependidikan, hingga pengadaan alat praktik dan peraga yang menunjang proses belajar,” jelas Yusmin, Jumat (17/5).
Ia optimistis bahwa dengan konsistensi program dan dukungan dari berbagai pihak, Sultra dapat terus mencatatkan kemajuan dalam kualitas pendidikan. (r6)





