Milad 113 Muhammadiyah, Rumah Sakinah Perkuat Pemberdayaan Perempuan Marjinal

Milad 113 Muhammadiyah, Rumah Sakinah Perkuat Pemberdayaan Perempuan Marjinal

Surabaya,(DOC) – Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di gelar dengan suasana hangat dan penuh kepedulian. Rumah Sakinah Muhammadiyah mengadakan tasyakuran bersama warga binaan dan komunitas ojek online perempuan di Rusun Conver Kemayoran, Rabu (19/11/2025).

Bacaan Lainnya

Acara di mulai dengan pengajian oleh LDK PPM. Setelah itu di lanjutkan pembagian bantuan sosial. Sebanyak 100 paket sembako di salurkan kepada warga binaan dan para pengemudi ojek online perempuan sebagai wujud kepedulian Rumah Sakinah, yang berada di bawah MPKS PP Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Wakil Sekretaris MPKS PP Muhammadiyah sekaligus Bendahara Rumah Sakinah, Dedi Warman, menekankan pentingnya kepedulian sosial.

Menurutnya, sedekah tidak harus berupa materi. “Serendah-rendahnya infak adalah senyuman. Selain itu, menahan marah dan memaafkan sesama juga bagian dari amal,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Rumah Sakinah merupakan program percontohan tingkat nasional. Tahap awal fokus pada pendampingan. Tahap berikutnya di arahkan menuju kemandirian ekonomi warga binaan. “Kami membuka sektor usaha agar warga binaan bisa mandiri dan sejahtera,” tambah Dedi.

Kegiatan ini di hadiri Dedi Warman, Ketua Rumah Sakinah M. Arif AN, Ustad Tommy Hidayat dari LDK PPM, serta jajaran pengurus Rumah Sakinah seperti Bu Titik, Bu Zalnis, Bu Ecih, Bu Anna, dan Bu Cici.

Bantu Kelompok Rentan

Rumah Sakinah sendiri di dirikan untuk membantu korban TPPO, korban KDRT, mantan pekerja seks, dan kelompok rentan lainnya.

Ustad Tommy Hidayat mengapresiasi kolaborasi Rumah Sakinah dan LDK.

“Saya terharu melihat ibu-ibu dengan berbagai latar belakang yang berkumpul di sini. Semoga Rumah Sakinah menjadi tempat solusi umat,” ungkapnya.

Ketua Rumah Sakinah, M. Arif AN, menyebut bahwa tasyakuran Milad Muhammadiyah ini di buat sederhana tetapi sarat makna. Kehadiran warga binaan dan ojek online perempuan menjadi penguat tujuan utama program.

“Harapannya, Rumah Sakinah tetap fokus menggarap masyarakat lapis terbawah dan memberdayakan kelompok marjinal,” kata Arif yang juga Tenaga Ahli Menteri Desa dan PDT.

Baca Juga:  Dari Padat Karya ke Seragam ASN, Pemkot Surabaya Buka Jalan Penjahit Lokal Naik Omzet

Acara tasyakuran di tutup dengan makan bersama nasi kuning dan penyerahan paket bantuan sosial. (r6)

Pos terkait