1.131 Warga Mengungsi Akibat Erupsi Semeru

1.131 Warga Mengungsi Akibat Erupsi Semeru

Lumajang,(DOC) – Aktivitas erupsi Gunung Semeru kembali memaksa ratusan warga meninggalkan rumah mereka. Hingga Rabu malam, tercatat 1.131 jiwa mengungsi di dua kecamatan, yaitu Pronojiwo dan Candipuro.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menyampaikan bahwa situasi di lapangan masih terus di pantau. Warga bergerak cepat menuju lokasi aman begitu potensi bahaya meningkat.

Di Kecamatan Pronojiwo terdapat 7 titik pengungsian dengan jumlah pengungsi sekitar 806 jiwa. Sementara di Kecamatan Candipuro terdapat 4 titik yang menampung sekitar 325 jiwa.

Meski demikian, Agus menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat dinamis. Sejumlah warga memilih kembali ke rumah untuk memantau kondisi, terutama laki-laki yang ingin memastikan keamanan harta benda mereka.

“Warga di Pronojiwo dan Candipuro sangat memahami siklus aktivitas Semeru. Jika merasa aman, sebagian pulang sebentar untuk melihat rumah,” jelasnya.

Agus memastikan seluruh pengungsi telah mendapatkan kebutuhan dasar. Dapur umum di dua kecamatan sudah beroperasi dan menyiapkan makan malam bagi warga begitu mereka tiba di lokasi pengungsian.

Selain makanan, Pemkab Lumajang juga mendistribusikan alas tidur, selimut, serta kebutuhan logistik lainnya.

Ia menambahkan bahwa sejumlah fasilitas umum dan rumah warga di dua kecamatan tersebut di laporkan terdampak erupsi. Namun pendataan belum bisa di lakukan secara menyeluruh.

Hingga malam ini, tim BPBD belum dapat menjangkau beberapa titik yang terdampak langsung awan panas guguran (APG). Material yang masih sangat panas membuat petugas harus menunda peninjauan.

“Petugas belum bisa menuju lokasi karena material awan panas masih sangat panas. Mudah-mudahan besok pagi situasi memungkinkan untuk pendataan kerusakan,” ujarnya.

Pemkab Lumajang mengingatkan warga untuk tetap berada di lokasi aman dan mengikuti arahan petugas mengingat aktivitas Semeru masih fluktuatif. (imam)

Baca Juga:  Permudah Layanan Masyarakat, Lapas Lumajang Maksimalkan Layanan Digital INCARAN

Pos terkait