PLN UIT JBM Wujudkan K3 Holistik Lewat Program Lingkungan

PLN UIT JBM Wujudkan K3 Holistik Lewat Program Lingkungan

Gresik,(DOC) – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dengan pendekatan yang berbeda. Tidak hanya menekankan aspek keselamatan kerja, PLN UIT JBM juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat melalui penyaluran ratusan kilogram pupuk kompos gratis kepada warga Kelurahan Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Bacaan Lainnya

Bulan K3 Nasional yang berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026 di maknai PLN UIT JBM sebagai momentum penerapan budaya K3 secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kepedulian tersebut di wujudkan melalui pemanfaatan limbah organik yang di olah secara mandiri menjadi pupuk kompos ramah lingkungan.

Pupuk kompos yang di bagikan merupakan produk unggulan Rumah Pupuk Kompos Terpadu di Gardu Induk (GI) Tandes. Fasilitas ini lahir dari inisiatif para pegawai GI Tandes sebagai bentuk komitmen PLN dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular.

Inovasi pengelolaan limbah organik tersebut bahkan telah mendapat perhatian berbagai pemangku kepentingan dan di resmikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Dalam kegiatan ini, PLN UIT JBM melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gresik menyalurkan sebanyak 122 paket pupuk kompos dengan berat masing-masing 2 kilogram. Total pupuk kompos yang di distribusikan kepada masyarakat mencapai 244 kilogram.

Bibit TOGA

Pupuk kompos tersebut akan di manfaatkan sebagai media tanam bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Selanjutnya, bibit TOGA akan dibagikan ke seluruh Dasa Wisma atau Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Segoromadu. Program ini sejalan dengan kebijakan Kecamatan Kebomas yang mendorong setiap RT memiliki kebun TOGA sebagai upaya peningkatan kesehatan keluarga sekaligus optimalisasi pemanfaatan lahan lingkungan.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi budaya K3 yang holistik, tidak hanya berorientasi pada keselamatan kerja, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan lingkungan.

Baca Juga:  Emil Tegaskan Pancasila Bukan Sekadar Teks, Tapi Arah Bangsa

“Melalui momentum Bulan K3 Nasional 2026, PLN UIT JBM berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pupuk kompos ini merupakan hasil pengolahan limbah organik yang kami kelola secara berkelanjutan. Harapannya, program ini dapat mendukung kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara PLN dan lingkungan sekitar,” ujar Ika, Senin (26/1).

Apresiasi atas kegiatan tersebut di sampaikan Lurah Segoromadu, Eko Wahyudi. Ia menilai dukungan PLN UIT JBM sangat membantu keberlanjutan program TOGA yang tengah di galakkan di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIT JBM atas bantuan pupuk kompos ini. Program TOGA merupakan program unggulan Kecamatan Kebomas yang membutuhkan dukungan berbagai pihak. Dengan adanya bantuan ini, kami optimistis setiap RT di Kelurahan Segoromadu dapat mengembangkan kebun TOGA yang bermanfaat bagi kesehatan warga,” ungkap Eko.

Melalui kegiatan ini, PLN UIT JBM berharap dapat terus berperan aktif dalam pelestarian lingkungan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kehadiran dan kepedulian PLN bagi masyarakat di sekitar aset penyaluran tenaga listrik. (r6)

Pos terkait