Jombang,(DOC) – Kecelakaan tunggal melibatkan Bus Restu terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) Kilometer 689+500, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026) malam. Insiden ini mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia dan 15 lainnya mengalami luka-luka.
Bus dengan nomor polisi N 7088 UG tersebut mengangkut sekitar 34 hingga 35 penumpang saat melaju dari arah Madiun menuju Surabaya. Akibat kecelakaan ini, badan bus sempat melintang hingga masuk ke jalur berlawanan, memicu kemacetan di kedua arah.
Salah satu korban selamat asal Surabaya, Michel Gilbert, menceritakan detik-detik mencekam saat bus yang ditumpanginya kehilangan kendali.
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 hingga 18.30 WIB dalam kondisi bus penuh penumpang.
“Awalnya bus terasa oleng. Saya sempat berpikir mungkin sopir menghindari sesuatu. Tapi tiba-tiba langsung terguling,” tutur Michel, dikutip Jumat (3/4/2026).
Ia menambahkan, situasi di dalam kabin seketika berubah menjadi kepanikan luar biasa. Dalam kondisi gelap dan ruang yang sempit, para penumpang berusaha menyelamatkan diri.
“Terguling itu seperti menghindari sesuatu, jadi langsung terbalik gitu. Fokus saya saat itu hanya keluar dari bus dan memastikan selamat,” tambah Michel yang mengalami luka di bagian wajah.
Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan awal terkait penyebab kecelakaan. Kanit PJR Unit 3 Polda Jawa Timur, AKP Sudirman, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat bus melaju menuju arah Surabaya namun mengalami kendala teknis pada bagian roda.
“Bus melaju dari Madiun ke Surabaya. Saat tiba di lokasi kejadian, diduga mengalami pecah ban sehingga oleng ke kanan dan masuk ke median jalan,” ujar Sudirman.
Setelah kehilangan kendali, bus terperosok ke median jalan hingga terguling dalam posisi melintang di badan jalan.
Hingga Kamis malam, total korban yang terdata mencapai 16 orang. Berikut adalah rinciannya: Meninggal Dunia: 1 orang. Luka-luka: 15 orang. Total Penumpang: 34-35 orang.
Humas Astra Infra Toll Road Jombang-Mojokerto, Dela Rosita, menyampaikan bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
“Kendaraan mengalami kecelakaan tunggal dengan posisi akhir melintang. Bagian depan bus bahkan masuk ke jalur berlawanan (jalur B),” kata Dela.
Proses evakuasi sempat berlangsung dramatis dan menyebabkan gangguan arus lalu lintas. Petugas gabungan dari kepolisian dan layanan darurat tol dikerahkan untuk menyingkirkan badan kendaraan yang menutup jalur utama. (rd)





