Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg di Lumajang Terungkap, 1.000 Tabung Kosong Diamankan

Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg di Lumajang Terungkap, 1.000 Tabung Kosong DiamankanLumajang,(DOC) – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengungkap dugaan penimbunan LPG 3 kilogram di Kabupaten Lumajang. Tim menemukan sekitar 1.000 tabung kosong di sebuah pangkalan di Dusun Kebonsari, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro.

Temuan ini muncul saat rapat koordinasi bersama Forkopimda. Rapat tersebut digelar untuk merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kg dalam beberapa pekan terakhir.

Bacaan Lainnya

Manager Communication, Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa tim langsung melakukan inspeksi mendadak di lapangan. Hasilnya, petugas menemukan praktik distribusi yang tidak sesuai aturan.

“Pangkalan ini menyimpan sekitar seribu tabung kosong. Selain itu, tabung tersebut diduga dipasok ke pangkalan lain maupun pengecer,” ujarnya.

Akibat praktik tersebut, distribusi LPG tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, harga di tingkat masyarakat melampaui harga eceran tertinggi (HET) dan memicu kelangkaan.

Selanjutnya, Pertamina menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang melanggar. Pangkalan tersebut langsung menerima sanksi Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Sementara itu, agen terkait juga mendapat pemotongan alokasi distribusi.

Ahad menegaskan bahwa Pertamina tidak akan mentolerir pelanggaran. Ia juga meminta seluruh agen dan pangkalan mematuhi aturan distribusi.

“Jika pelanggaran kembali terjadi, kami akan menghentikan alokasi hingga menjatuhkan PHU,” tegasnya.

Di sisi lain, Pertamina mencatat peningkatan konsumsi LPG setelah Idul Fitri. Kondisi ini terjadi karena aktivitas masyarakat, seperti lebaran ketupat dan berbagai hajatan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pertamina menyalurkan tambahan 18 ribu tabung pada pekan lalu. Jumlah ini setara dengan sekitar 45 persen dari alokasi normal.

Dengan langkah ini, Pertamina berharap pasokan LPG di Lumajang kembali stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.(r7)

Baca Juga:  ODGJ Ngamuk Masuk Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam

Pos terkait