Panggung Mengukir Bakat, Merayakan Kreasi SDN Warugunung 1 Pukau Ratusan Wali Murid

Panggung Mengukir Bakat, Merayakan Kreasi SDN Warugunung 1 Pukau Ratusan Wali Murid
Penampilan seni siswa SDN Warugunung I Surabaya. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC) – Ratusan pasang mata orang tua murid tak bergeming menyaksikan kelincahan dan keberanian putra-putri mereka di atas panggung. Suasana meriah ini mewarnai Gelar Seni 2026 yang sukses dihelat oleh SDN Warugunung 1 Surabaya dengan mengusung tema “Mengukir Bakat, Merayakan Kreasi”, Jumat (12/6/2026).

Beragam pertunjukan seni unjuk gigi dalam acara tahunan ini. Mulai dari keelokan tari tradisional, hentakan tari modern, harmonisasi paduan suara, pertunjukan musik, pembacaan puisi, hingga aksi teatrikal drama yang mengundang gelak tawa sekaligus decak kagum penonton.

Bacaan Lainnya

Ketua Pelaksana Gelar Seni 2026, Didin, mengungkapkan bahwa persiapan matang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir. Keberhasilan acara ini tidak lepas dari kolaborasi apik antara seluruh guru, siswa, serta sokongan penuh dari komite sekolah dan wali murid.

“Gelar Seni ini merupakan buah dari kerja keras seluruh keluarga besar SDN Warugunung 1. Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Ini adalah pengalaman berharga untuk membangun kepercayaan diri dan mental tampil di depan umum,” ujar Didin.

Ia juga menambahkan, tingginya antusiasme siswa dan besarnya dukungan orang tua menjadi energi positif bagi panitia untuk menyajikan pagelaran yang berkualitas dan berkesan.

Senada, Kepala SDN Warugunung 1, Hartatok, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen nyata sekolah dalam melejitkan potensi siswa secara holistik, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

“Setiap anak lahir dengan potensi yang luar biasa. Tugas sekolah adalah menyediakan panggung agar mereka berani tampil, percaya diri, dan mampu menunjukkan kilau bakat yang dimiliki,” tutur Hartatok.

Bagi Hartatok, Gelar Seni bukan sekadar panggung hiburan pelipur lara, melainkan sarana krusial dalam pembentukan karakter anak. Lewat proses latihan yang panjang, siswa ditempa untuk memahami arti disiplin, kerja sama tim, dan manajemen rasa gugup.

Baca Juga:  Pondok Ramadan SDN Warugunung 1, Tanam Akhlak Sejak Dini

“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang kreatif, berkarakter, dan tangguh. Di sini, mereka belajar menghargai proses sejak dini,” imbuhnya.

Salah satu sorotan menarik datang dari Sabrina, siswi kelas 2A yang ikut ambil bagian dalam pertunjukan. Mengenakan kostum panggung yang mencolok, ia mengaku sempat didera rasa cemas sebelum naik ke atas pentas.

“Senang sekali bisa ikut Gelar Seni. Awalnya deg-degan karena banyak sekali yang melihat. Tapi setelah tampil dan selesai, rasanya bangga sekali. Terima kasih untuk bapak-ibu guru dan orang tua yang sudah menemani latihan,” ucap Sabrina polos sambil tersenyum lebar.

Sepanjang acara, gemuruh tepuk tangan terus bersahutan dari bangku penonton. Para orang tua tampak sibuk mengabadikan momen magis anak-anak mereka lewat gawai masing-masing.

Melalui panggung seni ini, SDN Warugunung 1 membuktikan bahwa pendidikan tidak melulu soal angka di atas kertas rapot, melainkan juga tentang bagaimana mengasah rasa, kreativitas, dan mempersiapkan generasi muda yang berani berkarya menyongsong masa depan.

Pos terkait