Surabaya,(DOC) – SDN Warugunung 1 Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, memperingati Hari Pahlawan ke-80 melalui upacara bendera dan kirab pahlawan. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berupaya menanamkan nilai perjuangan dan cinta tanah air sejak dini.
Upacara di mulai pukul 07.00 WIB di halaman sekolah. Kepala Sekolah SDN Warugunung 1, Hartatok, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa Hari Pahlawan harus menjadi pengingat bahwa perjuangan tetap berlanjut, meskipun bentuknya berbeda di masa sekarang.
“Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial. Karena itu, kita harus terus menumbuhkan semangat rela berkorban, disiplin, dan rasa cinta tanah air,” ujar Hartatok.
Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan kirab pahlawan. Para siswa mengenakan kostum tokoh nasional dan pejuang kemerdekaan. Mereka berjalan mengelilingi lingkungan sekolah serta permukiman sekitar, sehingga masyarakat pun turut menyaksikan dengan antusias. Suasana terlihat meriah sekaligus edukatif.
Guru pendamping, Eko, menjelaskan bahwa kirab tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga menjadi media pembelajaran sejarah yang lebih menyenangkan bagi anak-anak.
“Melalui kirab, anak-anak dapat mengenal tokoh pahlawan serta nilai perjuangan yang relevan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Eko.
Selanjutnya, Guru Kelas 2, Eni, turut menambahkan bahwa nasionalisme perlu ditanamkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, anak-anak akan tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter kuat.
“Mereka perlu memahami makna perjuangan melalui cara yang sesuai usia. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat,” ungkap Eni.
Sementara itu, salah satu siswa kelas 2B, Sabrina Bilqis, mengaku bangga dapat ikut berpartisipasi.
“Saya senang memakai baju pahlawan. Saya ingin jadi anak yang berani dan semangat seperti pahlawan,” katanya.
Secara keseluruhan, peringatan Hari Pahlawan di SDN Warugunung 1 berlangsung tertib, penuh makna, dan sarat nilai karakter. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang menghargai sejarah sekaligus siap berkontribusi bagi bangsa.(lup/r7)





