Jakarta,(DOC) – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir yang sempat melanda sejumlah wilayah Pulau Jawa pada pekan lalu.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Senin (22/6/2026). PLN menyebut kondisi sistem kelistrikan kini mulai berangsur pulih.
Darmawan menjelaskan, sejak Minggu (21/6/2026), gangguan pada sistem kelistrikan Pulau Jawa mulai teratasi. Titik pemadaman bergilir juga berhasil diminimalkan seiring pemulihan pasokan listrik.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat pemadaman bergilir,” ujar Darmawan.
PLN mengungkapkan gangguan terjadi akibat masalah teknis pada dua pembangkit listrik milik Independent Power Producer (IPP). Kedua unit tersebut sempat keluar dari sistem kelistrikan sehingga mengganggu pasokan.
Menanggapi kondisi itu, PLN bersama mitra IPP langsung mengerahkan tim teknis untuk melakukan perbaikan di lapangan. Satu dari dua pembangkit yang terdampak telah kembali beroperasi pada Minggu malam dan kembali menyuplai listrik ke sistem Jawa.
Selain perbaikan pembangkit, PLN juga memperkuat ketahanan sistem melalui pengaturan pasokan energi primer yang lebih sesuai dengan kebutuhan operasional.
PLN menegaskan seluruh tim bekerja selama 24 jam penuh untuk menjaga keandalan sistem, termasuk melalui pemantauan dan evaluasi berkala di lapangan.
Darmawan menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang di nilai membantu mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.
PLN juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar proses pemulihan dapat berjalan lancar dan pasokan listrik kembali stabil.
“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah dan seluruh mitra. Sinergi ini penting agar keandalan listrik ke depan semakin baik,” pungkasnya. (rd)





