Megah dan Berfasilitas Lengkap, Sekolah Rakyat Surabaya Siap Sambut 270 Murid Baru

Megah dan Berfasilitas Lengkap, Sekolah Rakyat Surabaya Siap Sambut 270 Murid Baru
Kepala Bskom RI saat mengunjungi Sekolah Rakyat Surabaya. (Foto: redaksi)

Surabaya, (DOC) – Berdiri di atas lahan seluas 6,6 hektare, kompleks Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 di Jalan Kedung Cowek, Bulak, Surabaya, kini berdiri megah dan siap menyambut kedatangan 270 murid baru jenjang SD, SMP, hingga SMA pada 30 Juli 2026 mendatang.

Gedung pendidikan terpadu yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut mendapatkan apresiasi tinggi dari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom RI), Muhammad Qodari, saat meninjau langsung kesiapan fisik sekolah pada Selasa (28/7/2026).

Bacaan Lainnya

“Dari sawah, sekarang punya gedung yang begini bagus dan megah. Alhamdulillah, kami sangat bangga. Saya yakin Bapak Presiden juga sangat bangga dan terharu jika melihat langsung perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat ini,” ujar Qodari saat berada di lokasi.

Kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya tidak hanya menyediakan ruang kelas yang representatif, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang modern untuk menunjang kegiatan para siswa selama berada di asrama.

Beberapa fasilitas yang disiapkan antara lain, lapangan mini soccer, lapangan basket, dan lapangan voli, asrama siswa dan guru, masjid, ruang serbaguna, guest house, kantin, serta dapur umum.

Adapula laboratorium lengkap yang saat ini sedang dalam tahap pendataan akhir sebelum siap dipergunakan.

Qodari menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu kategori desil 1 dan 2 ini merupakan bukti nyata pelaksanaan program Presiden Prabowo Subianto dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti menggungkapkan, peserta didik baru akan melakukan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

pada 30 Juli 2026. Sebelum memasuki kegiatan pembelajaran, seluruh siswa diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

“Siswa baru yang masuk ada 270 anak untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Tanggal 30 mereka mulai masuk untuk administrasi, lalu tanggal 31 mulai menginap dan menjalani tes kesehatan khusus siswa SMA. Selanjutnya, tanggal 1 Agustus disusul tes kesehatan untuk jenjang SD dan SMP,” ujar Antiek ditemui ditempat yang sama.

Baca Juga:  Wali Kota Surabaya dan Konsulat Jenderal AS Bahas Peluang Kerjasama Baru

Setelah rangkaian tes kesehatan selesai, para siswa akan langsung mengikuti kegiatan yang dipandu langsung oleh tim dari kementerian terkait.

Antiek menambahkan, seluruh proses seleksi siswa dilakukan melalui mekanisme penjangkauan langsung ke masyarakat oleh tim gabungan yang melibatkan pendamping PKH, pendamping kecamatan, BPS, serta Pemkot Surabaya.

Ia berharap keberadaan fasilitas sekolah yang megah dan lengkap ini dapat menjadi angin segar bagi penanganan masalah anak putus sekolah di Kota Pahlawan.

“Kami tentunya sangat mendukung dan berharap Sekolah Rakyat yang megah ini dapat mengurangi angka anak putus sekolah, sekaligus mengangkat masa depan anak-anak Surabaya dari keluarga tidak mampu,” pungkas Antiek.

Pos terkait