Anak Ngelem Bisa Nyandu, Aroma Lem Mengandung LSD Atau Zat Adiktif

Surabaya,(DOC) – Hasil test Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Surabaya terhadap lem yang dihirup sejumlah anak-anak di Surabaya, memiliki kandungan Lysergic Acid Diethilamide (LSD).

Disampaikan oleh dokter Tanti Melani salah satu tim medis Dinkes Surabaya, bahwa sesaat setelah menghirup lem tersebut, maka yang menghirup akan Nge-fly dan akan berhalusinasi.

Bacaan Lainnya

“Itu karena ada kandungan LSD tersebut,” katanya saat di Kantor Satpol PP kota Surabaya, Senin(19/1/2018).

Para remaja – remaja sekarang menggunakan lem untuk mabuk dengan cara menghirup aromanya.  Biasanya, lanjut Tantri, setelah menghirup aroma lem, pikiran, suasana hati, perasaan dan perilaku  seseorang akan berubah.

LSD adalah golongan zat adiktif yang dapat menimbulkan halusinasi,” tandasnya.

Tantri menambahkan, bila penggunaan lem untuk sarana memancing halusinasi ini dilakukan dalam jangka panjang alias overdosis, maka efeknya bisa menyebabkan beberapa gangguan medis seperti depresi, gangguan pernafasan, gangguan otak dan menyerang paru-paru.

“Nanti efeknya itu juga bisa addict (kecanduan, red). Selain itu juga bisa mendorong pada penggunaan zat-zat lain yang terlarang,” imbuhnya.

Dokter Tantri mengatakan, untuk menyembuhkan kecanduan Ngelem ini, yakni dengan dorongan diri sendiri, lingkungan, dan orang-orang di sekitarnya.

“Tapi tetap harus ada keinginan besar untuk sembuh kalau ingin bebas dari kecanduan,” pungkasnya.(robby/r7)

Baca Juga:  Mensos Temui Anak-anak Almarhum Letda Rintoni KRU KRI Nanggala 402, Salurkan Tabungan Rp 100 Juta

Pos terkait