Wakil Ketua Komisi D Tak Setuju Pemkot Buka Simulasi Belajar di Sekolah

Surabaya,(DOC) – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang akan membuka kembali sistem belajar siswa SMP dengan bertatap muka di sekolah, nampaknya mendapat kritikan dari Wakil Ketua Komisi D DPRD kota Surabaya, Ajeng Wira Wati S.Sos.,M.PSDM.
Ia khawatir para siswa SMP ini akan banyak terpapar Covid-19, ketika sistem belajar di sekolah itu dilaksanakan.
“Apalagi kasus Covid-19 di Surabaya masih relatif tinggi, bahkan kini mencapai 8.553 kasus,” ungkap Almnus Aluimnus S2 Unair ini, saat dihubungi via sambungan Whatsapp, Kamis(30/7/2020).
Politisi Gerindra ini menyarankan, agar Pemkot Surabaya berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah pusat atas simulasi sistem belajar siswa SMP dengan bertatap muka di sekolah.
Mengingat penyelenggaraan sistem pendidikan di masa pandemi, telah diatur panduannya dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yakni, Menteri Pendidikan, Kesehatan, Agama dan Menteri Dalam Negeri.
“Berdasarkan SKB panduan penyelenggaraan pembelajaran Mendikbud, Menkes, Menag dan Mendagri yang boleh masuk SMP adalah zona hijau tingkat kota, bukan kelurahan. baiknya Pemkot sudah berkoordinasi dengan pusat atas rencana simulasi tersebut,” tandas Ajeng.
Mengenai standar kebersihan gedung disetiap sekolah SMP negeri maupun swasta, kata Ajeng, harus dipastikan terlebih dahulu oleh Pemkot Surabaya, apakah mereka memiliki sanitasi, air mengalir, thermogun, masker, disinfektan dan ventilasi yang baik untuk para siswanya.
Pembelajaran di sekolah ini, resikonya akan lebih besar, ketimbang sekolah lewat daring yang hanya butuh biaya paketan data internet.
“Saya ingin memastikan data ke Pemkot Surabaya, apa sudah merata setiap sekolah di Surabaya memiliki sanitasi, air mengalir, thermogun, masker, disinfektan, ventilasinya bagaiamana? dan mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan tanpa ruwet. karena saat daring terkendala biaya internet, masuk sekolah jika ada penularan jangan sampai terkendala penanganan covid-19,” pungkasnya.(robby)

Baca Juga:  PDAM Gagas Program S3 Mengajar, Ajak Pelajar Bijak Memakai Air

Pos terkait