
Jakarta,(DOC) – Salah satu ahli keuangan terkenal sekaligus penulis Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki kembali mengeluarkan peringatan keras terkait kondisi pasar keuangan. Menurutnya, sejumlah indikator mengisyaratkan potensi terjadinya crash besar di pasar saham, yang juga akan menyeret pasar obligasi.
“Indikator pasar saham menunjukkan tanda-tanda crash besar. Ini kabar baik bagi pemilik emas, perak, dan Bitcoin. Tapi kabar buruk bagi Baby Boomers yang menggantungkan hidup pada 401(k),” tulis Kiyosaki di X.
Dalam postingan media sosial X baru-baru ini, Kiyosaki menyoroti pernyataan para perencana keuangan yang menyebut obligasi aman adalah kebohongan. Faktanya, pasar obligasi tengah menghadapi tekanan besar. Hal ini di perparah dengan penurunan peringkat obligasi AS oleh Moody’s, minimnya minat beli investor, serta keruntuhan pasar properti komersial.
Di sisi lain, investor Asia justru ramai-ramai membeli emas. Dirinya pun mengakui bahwa selama bertahun-tahun, ia selalu rajin mengakumulasi perak, Bitcoin, minyak, dan bahkan ternak.
“Saya sudah membeli emas asli, perak, dan Bitcoin selama bertahun-tahun. Karena saya berencana menjadi lebih kaya saat crash ini dan Depresi Besar berikutnya terjadi.”
Apa Itu (401)K?
Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Presiden Amerika Donald Trump mengesahkan program (401)k. Lebih detil, itu merupakan sebuah program tabungan pensiun yang populer di Amerika Serikat, khususnya bagi pekerja di perusahaan swasta. Namanya berasal dari pasal di Internal Revenue Code AS yang mengatur skema ini.
Secara sederhana, 401(k) memungkinkan karyawan menyisihkan sebagian gaji mereka untuk di tabung secara otomatis ke rekening pensiun. Uang ini bisa diinvestasikan ke berbagai instrumen, seperti saham, obligasi, atau reksa dana, sehingga nilainya berpotensi berkembang seiring waktu.
Keunggulan utama 401(k) adalah keuntungan pajak. Setoran yang di masukkan biasanya di ambil dari gaji sebelum pajak (pre-tax), sehingga mengurangi penghasilan kena pajak pada tahun tersebut. Pajak baru di bayar ketika dana tersebut di tarik di masa pensiun. Ada juga opsi Roth 401(k), di mana pajak di bayar di awal saat kontribusi, tetapi penarikan di masa pensiun bebas pajak.
Banyak perusahaan memberikan “employer match”, yaitu kontribusi tambahan dari perusahaan untuk setiap jumlah tertentu yang di setor karyawan. Misalnya, jika karyawan menyisihkan 5 persen dari gaji, perusahaan bisa menambahkan 5 persen lagi ke rekening pensiun mereka.
Namun, 401(k) memiliki aturan ketat. Penarikan sebelum usia 59,5 tahun biasanya di kenakan denda 10 persen selain pajak. Ada juga batas maksimal kontribusi tahunan yang di tetapkan pemerintah.
Singkatnya, 401(k) adalah cara bagi pekerja di AS untuk membangun tabungan pensiun jangka panjang dengan dukungan pajak dan, sering kali, bantuan tambahan dari perusahaan. (r6)





