D-ONENEWS.COM

Aksi Blusukan Mensos Risma Dianggap Settingan Dilaporkan Ke Polisi, Tapi Ditolak

Jakarta (DOC) – Kepolisian Daerah Metro Jaya mendapat laporan diduga Menteri Sosial Tri Rismaharini menyebarkan kebohongan melalui aksi blusukan terhadap gelandangan. Pelapor mengaku sebagai Wakil Ketua Umum Pergerakan Penganut Khitthah Nahdliyyah, yakni Tjetjep Muhammad Yasin atau biasa dipanggil Gus Yasin.

Seperti yang dilansir Tempo.com Yasin mengatakan pertemuan bu Risma dengan salah satu gelandangan atau pengemis yang bernama Nursaman di Sudirman dan Thamrin (Jakarta Pusat), itu saya lihat banyak kebohongan,” ucapnya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya saat menunggu pembuatan laporan, Senin, (12/01/2021).

Yasin mengaku, Risma akan dilaporkan dengan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Selain itu, Risma juga dijerat dengan Pasal 28 dan Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. “SPKT menolak menerima laporan langsung yang tentu menolak membuatkan Surat Tanda Bukti Laporan,” jelasnya.

Menurut Yasin, alasan yang disampaikan polisi mengenai penolakan laporannya banyak. Namun pada intinya, kata dia, SPKT tidak mau menerima laporan langsung.

Sementara itu seperti yang dilansir Kompas.com Risma di waktu lalu membantah tudingan warganet yang menyebutkan bahwa pertemuannya dengan pemulung sebuah settingan atau rekayasa. “Saya bagaimana bisa setting. Saya ndak kenal, saya mau ke Jakarta tuh enggak tahu mau ke mana, maksudnya saya ndak apal jalannya,” ujar Risma saat ditemui di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur, Bekasi, Jumat (8/1/2021).

Bahkan Risma mengaku tindakan yang dilakukan hanyalah bersifat spontan dan hanya bertujuan untuk membantu. Ia enggan mengatakan ini sebagai kegiatan blusukan karena tak terencana sebagai agenda resmi. “Jadi, bukan itu (settingan). Saya mempunyai rejeki lebih dari orang lain, saya berhak memberikan amal saya untuk orang lain. Jadi saya jadi apapun saya lakukan itu,” katanya. (tc/kc/r7)

 

Loading...

baca juga