Lumajang,(DOC) — Angin puting beliung menerjang dua kecamatan di Kabupaten Lumajang pada Rabu (3/12/2025) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah rusak dan satu warga meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang.
Bencana angin kencang ini melanda Kecamatan Gucialit dan Kecamatan Padang. Di Kecamatan Gucialit, empat desa mengalami kerusakan, yakni Desa Dadapan, Pakel, Kenongo, dan Gucialit.
Sementara itu, di Kecamatan Padang, Desa Kedawung menjadi satu-satunya wilayah yang dilaporkan terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudi Cahyono, menyampaikan bahwa sebagian besar rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.
“Rumah warga yang rusak rata-rata di bagian atap karena tertimpa pohon tumbang,” jelas Yudi.
Selain kerusakan bangunan, bencana ini juga menelan korban jiwa. Seorang warga bernama Mujilah (64), warga Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, meninggal dunia setelah tertimpa pohon sengon berdiameter sekitar 50 sentimeter.
“Korban tewas akibat tertimpa pohon tumbang jenis sengon dengan diameter 50 cm,” ujar Yudi.
Hasil asesmen BPBD Lumajang mencatat:
- 34 rumah warga rusak
- 1 bangunan TK terdampak
- 7 kandang hewan mengalami kerusakan
Material pohon tumbang dan puing bangunan juga berserakan di beberapa titik.
BPBD Lumajang bersama perangkat desa dan relawan telah bergerak cepat melakukan pendataan kerusakan serta pembersihan material yang menutup akses warga.(r7)





