Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 8 Surabaya Lipat Gandakan Pengamanan

Liburan Iduladha, KAI Daop 8 Surabaya Angkut Hampir 300 Ribu Penumpang, Ini 3 Stasiun Terfavorit
KAI Daop 8 perketat pengamanan antisipasi cuaca ekstrem. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC)PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memperketat pengamanan dan kesiapsiagaan di seluruh jalur operasional. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas tinggi yang masih terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Pemantauan kondisi cuaca kini dilakukan secara berkala melalui koordinasi melekat dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Hal ini dilakukan demi menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api (KA).

Bacaan Lainnya

Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Reynold Parulian Napitupulu, menegaskan bahwa keselamatan operasional merupakan harga mati yang menjadi prioritas utama perusahaan. Sejumlah langkah mitigasi risiko pun telah dikerahkan secara serentak di lapangan.

“Kami terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan dengan selamat, aman, dan andal di tengah potensi cuaca ekstrem yang terjadi,” ujar Reynold, Kamis (25/6/2026).

Beberapa langkah konkret pengamanan yang ditingkatkan oleh KAI Daop 8 ialah peningkatan frekuensi inspeksi dengan memantau jalur secara berkala, pengawasan ketat pada area yang memiliki risiko tinggi terjadi genangan air, banjir, maupun gangguan struktur jalur.

“Kami juga menyebar personil ekstra di sejumlah stasiun dan lokasi strategis yang dinilai krusial agar siap merespons cepat jika terjadi keadaan darurat,” ungkapnya.

Tak hanya internal, KAI juga memperkuat lini koordinasi dengan instansi kewilayahan terkait untuk mempercepat proses penanganan andai terjadi kendala teknis akibat faktor alam di lapangan.

Di sisi lain, cuaca ekstrem tidak hanya menuntut kesiapan dari sisi regulator, melainkan juga kecermatan dari para calon penumpang. Hujan deras kerap memicu genangan air dan kemacetan parah di jalan raya menuju stasiun, yang berisiko membuat penumpang tertinggal kereta.

Merespons hal tersebut, KAI Daop 8 mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengatur waktu keberangkatan dari rumah. “Kami mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun, terutama saat hujan deras atau terdapat potensi banjir. Dengan datang lebih awal, pelanggan dapat menghindari risiko keterlambatan dan tetap dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” pungkas Reynold.

Pos terkait