Lumajang,(DOC) – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, mengadakan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta pada Senin (14/4/2025).
Audiensi Bupati Lumajang dan Gubernur Jatim ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Kabupaten Lumajang dan Jawa Timur secara keseluruhan.
Usulan Pembangunan Infrastruktur Prioritas
Bupati Indah Amperawati, yang akrab di sapa Bunda Indah, menyampaikan beberapa usulan kepada pemerintah pusat. Fokus utama adalah peningkatan kualitas jalan nasional serta perbaikan jalan penghubung antarwilayah yang rusak akibat bencana atau usia infrastruktur.
“Infrastruktur yang baik adalah kunci untuk memperlancar aktivitas warga dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujar Bunda Indah. Ia optimis bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat pembangunan yang merata.
Kebutuhan Perbaikan Bendungan dan Tanggul
Selain itu, Bunda Indah menyoroti pentingnya perbaikan bendungan dan tanggul yang rusak. Salah satu perhatian utama adalah kerusakan tanggul di Bondeli akibat banjir lahar dingin Gunung Semeru. Kerusakan ini perlu segera di perbaiki.
Bunda Indah juga meminta revitalisasi bendungan Dam Klerek dan Lobang Kiri, yang terdampak erupsi Semeru pada 2021. Bendungan ini sangat penting karena mengairi lahan pertanian seluas 2.000 hektar yang terancam kekeringan.
“Tiga bendungan utama harus segera di revitalisasi untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Harapan Pembangunan Tol Lumajang–Jember
Meskipun belum di bahas dalam audiensi ini, Bunda Indah berharap pembangunan Tol Lumajang–Jember bisa segera terwujud. Ini akan menjadi bagian dari jaringan infrastruktur strategis di Jawa Timur.
Gubernur Khofifah menyambut baik langkah yang diambil oleh Bupati Lumajang. Ia mengapresiasi aspirasi yang disampaikan oleh Bunda Indah.
“Bupati Lumajang menunjukkan komitmennya dalam memajukan wilayah. Saya yakin, Kementerian PUPR akan memberikan perhatian serius terhadap usulan-usulan ini,” kata Khofifah.(imam)





