Lumajang, (DOC) – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat upaya pencegahan kejahatan jalanan dan meningkatkan keamanan lingkungan melalui program pemasangan kamera pengawas (CCTV) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di seluruh dusun.
Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Kabupaten Lumajang hingga awal Juni 2026, sebanyak 1.380 unit CCTV dan 3.594 unit PJU telah terpasang di berbagai wilayah.
Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa Dispemasdes Lumajang, Ricky Dharma Putra, mengatakan bahwa jumlah tersebut masih bersifat sementara karena sejumlah desa dan dusun belum memperbarui laporan progres pemasangan kepada pemerintah daerah.
“Sampai saat ini CCTV yang sudah terpasang sebanyak 1.380 unit dan PJU yang sudah terpasang sebanyak 3.594 unit,” kata Ricky, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, secara teknis sebagian besar desa sebenarnya telah melaksanakan pemasangan. Namun, data yang masuk ke Dispemasdes belum sepenuhnya terbarui sehingga belum seluruh progres dapat tercatat dalam sistem pelaporan.
“Harusnya bulan Juni ini selesai. Kalau belum selesai harus segera diselesaikan karena anggaran sudah masuk ke rekening desa. Pertengahan Juni targetnya sudah 100 persen terpasang,” ujarnya.
Ricky menjelaskan, keterlambatan di beberapa wilayah lebih disebabkan kendala teknis di lapangan, terutama terkait ketersediaan material dan perangkat pendukung yang dibutuhkan dalam pemasangan CCTV maupun PJU.
“Memang ada kendala kekurangan bahan dan perangkat seperti instalasi listrik maupun CCTV. Karena pemasangannya dilakukan secara serentak di banyak lokasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, data yang dihimpun Dispemasdes saat ini masih berbasis laporan desa, bukan laporan per dusun. Karena itu, kemungkinan jumlah pemasangan yang sebenarnya sudah jauh lebih tinggi dibandingkan data yang telah masuk.
“Jumlah dusun di Kabupaten Lumajang ada 863 dusun. Tapi saya rasa hari ini hampir semua desa sudah memasang karena dana dusun sudah masuk ke rekening pemerintah desa. Hanya saja ada beberapa yang belum memperbarui laporan progresnya,” ungkap Ricky.
Terkait wilayah Kecamatan Jatiroto yang beberapa waktu lalu menjadi perhatian publik akibat kasus pembegalan, Ricky menyebut progres pemasangan CCTV dan PJU di kawasan tersebut hampir mencapai 100 persen.
“Kalau di Desa Kaliboto Kidul sudah 100 persen. Tinggal Desa Sukosari yang datanya belum diperbarui sehingga belum masuk dalam laporan terakhir,” katanya.
Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan bahwa program pemasangan CCTV dan PJU merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.
Bunda Indah menargetkan seluruh dusun di Kabupaten Lumajang telah memiliki fasilitas CCTV dan PJU pada Juni 2026.
“Kalau sudah semua dusun terpasang CCTV, maka akan ada sekitar 4.000 unit CCTV dan 4.000 unit PJU yang terpasang di seluruh Kabupaten Lumajang,” kata Bunda Indah.
Menurutnya, keberadaan CCTV dan PJU tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengawasan, tetapi juga menjadi upaya preventif untuk menekan angka kriminalitas, termasuk aksi pencurian, pembegalan, dan gangguan keamanan lainnya yang berpotensi terjadi di lingkungan masyarakat.





