D-ONENEWS.COM

Beri Stimulus Ekonomi Masyarakat dan UMKM, Khofifah Salurkan Bansos dan Modal Usaha di Trenggalek

ilustrasi

Trenggalek,(DOC) – Gubernur Khofifah Indar Parawansa melanjutkan safari ke kabupaten Trenggalek Jawa Timur untuk membagikan bantuan sebagai stimulus ekonomi di masa pandemi.

Bantuan berupa modal usaha dan bantuan social (Bansos) dari pemerintah pusat dan provinsi Jatim yang diserahkan di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Sabtu(17/10/2020).

Bentuk bantuan tersebut diantaranya, BLT-DD,  Bantuan BKK Pemberdayaan BUMDES, Kredit Pemulihan Ekonomi Nasional, Hibah Banpres Produktif Usaha Mikro, penyerahan sertifikat,  Bantuan subsidi upah/ gaji, hingga bantuan KUR dari berbagai perbankan Himbara ( Bank BRI, BNI dan Mandiri) termasuk Bank Jatim dan Bank UMKM, sekaligus santunan bagi korban meninggal akibat Covid-19.

Gubernur optimis bantuan ini bisa memberikan kontribusi multiplier effect untuk mendongkrak UMKM bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Program tersebut juga sebagai bentuk sinergitas antar instansi vertical, utamanya dari Perbankan dan  BUMD Prov. Jatim.

“Berbagai instansi vertikal kita sinergikan, karena pada dasarnya mereka memiliki program-program yang strategis bisa langsung di berikan kepada masyarakat penerima manfaat,” ungkapnya.

Mantan Menteri Sosial ini berharap Ekonomi di bawah bisa kembali bergerak. “Kami membawa semua elemen strategis agar seluruh program kepada masyarakat khususnya untuk  menggerakkan ekonomi dapat membawa dampak positif dan memberi daya ungkit. Maka, ketika semua turun bergandengan tangan dan berkolaborasi Insyaallah semuanya bisa memberikan manfaat lebih besar,” urainya.

Sinergi antar semua instansi vertikal, lanjut Khofifah, ingin memberikan penguatan secara ekonomi seraya perlindungan kesehatan tetap dimaksimalkan.  “Ikhtiar kita ini jika diibaratkan secara sederhana kita ingin  masyarakat Jatim  sehat dan  ekonominya juga sehat. Kita ingin rakyat Jatim selamat dan ekonominya juga selamat,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Khofifah juga menyerahkan total 2.935 lembar Sertifikat Hak Atas Tanah ke masyarakat, yang selama ini menjadi program strategis nasional.

Bantuan Keuangan Khusus Bumdes, masing masing @RP. 50 Juta diberikan ke BumDes Ds. Lestari, Ds. Salamwates, Kec. Dongko, Bumdes Mutra Usaha Desa Karanganyar, Kec. Gandusari. Juga Bumdes Ki Semar Ds. Nglebo Kec. Suruh dan Bumdes Kembang Jati Desa Jatiprahu Kec. Karangan.

Bantuan kredit UMKM dari Bank Jatim lewat Dana Bergulir (Dagulir) total Rp. 1.935 milliar dan Kredit PKPJ dari Bank UMKM total Rp. 350 juta

Secara simbolis kartu One Pesantren One Product (OPOP) juga diberikan ke Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Darussalam dan Hidayatul Mubtadiin. Sekaligus penyerahan sertifikat Jaminan Kredit oleh BUMD Prov. Jatim yakni PT. Jamkrida serta pemberian bantuan subsidi upah dan penerima manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan.

Para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) juga dapat bantuan Bibit Kakao sebanyak 20.000 batang serta pemberian masker ke pendamping desa di Kab. Trenggalek. Pemberian sembako kepada para tukang becak sekitar kantor Pemkab Trenggalek.

Dalam laporannya Kepala Dinas Sosial M. Alwi menyatakan, progres penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa per 16 Oktober hingga bulan ke 6 sebesar 78.95 persen atau sebesar Rp. 1.851 Trilliun, dari total anggaran sekitar Rp. 2.345 T.(div)

Loading...

baca juga