Bidik Fraksi Utuh di DPRD Surabaya, DPC PPP Kunci Strategi Basis 150 Ribu Suara

Bidik Fraksi Utuh di DPRD Surabaya, DPC PPP Kunci Strategi Basis 150 Ribu Suara
Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC) – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya memasang target besar dalam kontestasi politik mendatang dengan melipatgandakan perolehan kursi di DPRD Kota Surabaya dari tiga menjadi enam hingga tujuh kursi, sekaligus merebut kembali fraksi utuh dan mengantarkan wakil ke Senayan (DPR RI).

Mesin politik partai berlambang Ka’bah ini dikerahkan secara masif hingga tingkat akar rumput (grassroot). Strategi tersebut ditegaskan dalam Sarasehan Politik DPC PPP Kota Surabaya yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono dan jajaran pengurus daerah setempat, Minggu (4/10/2026).

Bacaan Lainnya

Ketua DPC PPP Kota Surabaya, Muhaimin, mengungkapkan bahwa saat ini telah terbentuk lebih dari 300 pengurus aktif yang tersebar di tingkat DPC, PAC, ranting, anak ranting, hingga jajaran majelis.

Untuk mengunci target minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) Surabaya bahkan dua kursi di dapil potensial Muhaimin menginstruksikan skema kerja elektoral berbasis perorangan bagi para pengurus.

“Saya tegaskan, setiap satu orang pengurus wajib menggalang minimal 500 orang pendukung. Dengan skema ini, kita mengunci basis awal setidaknya 150 ribu suara lebih di Surabaya. Jumlah ini sangat rasional untuk mengamankan fraksi sendiri di Surabaya sekaligus menyokong suara PPP ke DPR RI,” ujar Muhaimin.

Langkah agresif PPP Surabaya mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono. Menurutnya, penguatan struktur partai hingga ke 31 kecamatan dan 153 kelurahan di Surabaya bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan penentu utama kemenangan politik.

Mardiono menegaskan, kompetisi politik tidak boleh hanya menjadi ruang manuver bagi elite di tingkat atas, tetapi harus digerakkan oleh kader di tingkat bawah yang bersentuhan langsung dengan warga.

“Kalau kita ikut berkontestasi tetapi di tingkat bawah tidak ada mesin yang bergerak, bagaimana bisa menang? Jangan hanya para elite. Mulai dari grassroot sampai elite harus ikut berkontestasi,” tegas Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan tersebut.

Baca Juga:  Soroti MBG dan Ekonomi Nasional, Demo di DPRD Surabaya Berlangsung Panas

Mardiono meminta seluruh kader di ranting, RT/RW, hingga kecamatan untuk aktif hadir menyerap aspirasi dan memberikan solusi konkret atas persoalan nyata masyarakat mulai dari kedaulatan pangan, demokrasi, hingga pencegahan korupsi. Bagi DPP, indikator utama keberhasilan kepengurusan partai adalah hasil nyata di lapangan.

“Bukti kepengurusan yang baik dan bekerja adalah kerja elektoral. Kalau struktur penuh sampai tingkat grassroot dan benar-benar bekerja, itulah kekuatan partai yang sesungguhnya,” pungkas Mardiono.

Pos terkait