Bojonegoro Siapkan Anggaran Senilai Rp 200 Juta Untuk Pengadaan Air Bersih

Bojonegoro, (DOC) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menyatakan telah menyiapkan alokasi anggaran untuk pengadaan air bersih dari APBD 2018 sebesar Rp200 juta. Alokasi anggaran tersebut cukup untuk pengadaan air bersih sebanyak 500 tangki.

“Saat ini kami sudah mendistribusikan 193 tangki. Alokasi anggaran untuk pengadaan air bersih masih aman untuk mencukupi kebutuhan warga yang kesulitan air bersih,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Bojonegoro Nadif Ulfia, Selasa, (2/10).

Ia memperkirakan daerah yang mengalami kekeringan akan terus bertambah sesuai prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang, bahwa Bojonegoro masuk musim hujan pada dasarian I-III Nopember.

“Distribusi air bersih kepada warga yang kesulitan air bersih dengan batas terakhir akhir Oktober. Rata-rata enam tangki (per tangki 5.000 liter) per harinya. Ada sebanyak 50 desa yang tersebar di 15 kecamatan dengan jumlah 17.382 jiwa kesulitan air bersih,” terangnya.

Daerah yang kesulitan air bersih, sambungnya, yaitu sejumlah desa di Kecamatan Kedungadem, Sugihwaras, Temayang, Ngasem, Tambakrejo, dan Sukosewu. “Jumlah warga yang kesulitan air bersih jumlahnya lebih dari data yang masuk. Sebab, tidak semua kecamatan melaporkan jumlah warga yang kesulitan air bersih,” tandasnya.(luk/s/JN)