Pemkot dan Kadin Surabaya Perkuat Sinergi, Dorong Peran Generasi Muda dalam Ekonomi

Pemkot dan Kadin Surabaya Perkuat Sinergi, Dorong Peran Generasi Muda dalam Ekonomi

Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempertegas komitmen kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini mengemuka dalam audiensi yang digelar di ruang kerja Wali Kota Surabaya, Senin (20/4).

Bacaan Lainnya

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, didampingi Sekretaris Daerah Lilik Arijanto serta jajaran kepala perangkat daerah. Sementara itu, Kadin Surabaya diwakili Ketua M. Ali Affandi LNM bersama pengurus.

Audiensi ini menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus penguatan sinergi menjelang pelantikan Dewan Pengurus Kadin Kota Surabaya periode berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.

Ketua Kadin Surabaya, M. Ali Affandi LNM, menyatakan optimismenya menyongsong periode kedua kepengurusan. Ia menegaskan, Kadin akan membawa semangat baru untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah.

“Pada periode kedua ini, kami ingin menghadirkan energi baru untuk memperkuat sinergi dengan Pemkot Surabaya, sekaligus mengambil peran lebih aktif dalam membuka peluang usaha,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam aktivitas ekonomi, sebagai bagian dari upaya memperluas basis pelaku usaha di Kota Pahlawan.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa Kadin memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak sektor usaha sekaligus penghubung antar pemangku kepentingan.

“Keberadaan Kadin diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian Surabaya, termasuk dengan melibatkan anak-anak muda dalam berbagai kegiatan ekonomi,” tuturnya.
Eri menambahkan, pembangunan kota tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.

“Keberhasilan pembangunan Surabaya bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi juga hasil kebersamaan seluruh stakeholder, termasuk Kadin,” tegasnya.

Sebagai contoh konkret peluang kerja sama, Eri menyoroti kebutuhan pasokan telur di Surabaya yang masih bergantung pada daerah lain. Ia mendorong Kadin untuk menginisiasi keterlibatan generasi muda sebagai penyedia atau hub distribusi telur ayam.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Serahkan 1.838 SK ASN PPPK

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya memperkuat kemandirian pasokan, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam menekan angka kemiskinan.

“Momentum pelantikan Kadin Surabaya harus dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi dalam mengurangi kemiskinan di Surabaya,” ujarnya.

Ia juga memastikan kesiapan Pemkot Surabaya dalam mendukung kerja sama tersebut, termasuk melalui optimalisasi aset daerah serta penyediaan data terintegrasi guna memudahkan investor.
“Pemerintah siap mendukung, baik dari sisi pemanfaatan aset maupun penyediaan dashboard potensi daerah untuk menarik investasi,” jelasnya.

Audiensi ini menegaskan komitmen bersama antara Pemkot dan Kadin Surabaya dalam membangun ekosistem ekonomi yang berdaya saing dan inklusif. Pelantikan Kadin Surabaya pada Mei 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan peran dunia usaha dalam mendukung transformasi ekonomi kota. (r6)

Pos terkait