BPJS Ketenagakerjaan Dekatkan Layanan ke Masjid Lewat Kabar Masjid

BPJS Ketenagakerjaan Dekatkan Layanan ke Masjid Lewat Kabar MasjidSurabaya,(DOC) – BPJS Ketenagakerjaan menjalin sinergi dengan Kabar Masjid untuk memperluas perlindungan tenaga kerja. Melalui kolaborasi ini, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat literasi dan layanan sosial bagi jamaah, terutama pekerja informal.

Rapat koordinasi berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Surabaya, Senin (8/9/2025). Pertemuan tersebut menghadirkan jajaran manajemen BPJS Ketenagakerjaan, pengurus Kabar Masjid, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya, Adventus Edi, menegaskan tujuan utama kerja sama ini untuk memperluas perlindungan tenaga kerja hingga ke tingkat komunitas.

“BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen hadir di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Kabar Masjid, kami ingin memastikan pekerja formal maupun informal mendapatkan perlindungan sebagai perisai dari risiko sosial ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang BPJS Ketenagakerjaan, Rofiul Masyhudi, menyoroti pentingnya literasi jaminan sosial. Ia menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat program ini.

“Karena itu, kami akan menggelar sosialisasi berkelanjutan di masjid-masjid. Selain itu, kami juga melibatkan tokoh agama agar pesan perlindungan sosial lebih mudah diterima jamaah,” jelasnya.

Direktur Kabar Masjid, H. Jamil Masdzuki, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pemberdayaan umat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan umat. Dengan adanya kolaborasi ini, jamaah akan merasakan manfaat dunia dan akhirat, termasuk perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya,” tuturnya.

Selain menyampaikan gagasan, rapat ini juga menghasilkan beberapa langkah tindak lanjut. Kedua pihak sepakat menggelar sosialisasi bersama di masjid, membentuk posko informasi, serta melatih kader masjid sebagai agen literasi perlindungan tenaga kerja.

Dengan demikian, BPJS Ketenagakerjaan dan Kabar Masjid optimistis dapat menghadirkan program perlindungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Akhirnya, sinergi ini diharapkan mampu menjadi perisai yang melindungi pekerja secara ekonomi sekaligus memperkuat solidaritas sosial umat.(lup/r7)

Pos terkait