BPKN Desak Evaluasi Menyeluruh Layanan Bank DKI

BPKN Desak Evaluasi Menyeluruh Layanan Bank DKI
BPKN Desak Evaluasi Menyeluruh Layanan Bank DKI

Jakarta, (DOC) Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI, Akmal B.Y., menyoroti gangguan sistem yang menimpa layanan Bank DKI menjelang Lebaran 2025. Ia menegaskan, manajemen bank harus memastikan tidak ada dana konsumen yang hilang akibat insiden tersebut.

“Kami menghimbau seluruh nasabah yang merasa kehilangan dana atau mengalami kendala layanan untuk segera melapor ke kantor BPKN,” ujar Akmal.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Bank DKI perlu membentuk divisi khusus yang siap menerima dan menangani aduan konsumen, terutama menjelang hari besar keagamaan. Momen seperti ini, kata Akmal, merupakan waktu krusial bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan layanan perbankan.

Lebih lanjut, Akmal mengkritik langkah manajemen yang melakukan pemeliharaan sistem di waktu yang tidak tepat. Ia menyebut, pemeliharaan seharusnya di lakukan di luar jam sibuk, apalagi bukan menjelang Lebaran.

“Saat masyarakat sedang membutuhkan layanan maksimal, justru sistem terganggu. Ini menghambat aktivitas ekonomi dan transaksi jual beli, khususnya di wilayah DKI Jakarta,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga kini, integrasi dengan aplikasi JakOne Mobile belum sepenuhnya pulih. Kondisi ini turut memengaruhi kegiatan organisasi seperti Karang Taruna DKI Jakarta, yang sebagian besar menggunakan Bank DKI dalam menjalankan aktivitas keorganisasian mereka.

Akmal mengapresiasi respons cepat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam menangani persoalan ini. Namun, ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

“Bank DKI harus terus berbenah. Aplikasi dan sistem perbankan semestinya mempermudah masyarakat, bukan menjadi hambatan,” tegasnya.

Sebagai penutup, Akmal menyampaikan bahwa BPKN akan terus melakukan pemantauan. Tujuannya adalah memastikan Bank DKI menjadi lembaga yang terpercaya dan profesional dalam melayani konsumen. (r6)

Baca Juga:  Angka Kecelakaan Mudik Turun 30 Persen

Pos terkait