Cegah PMK, Pemerintah Kabupaten Lumajang Terima 10.500 Dosis

Cegah PMK, Pemerintah Kabupaten Lumajang Terima 10.500 Dosis

Lumajang, (DOC) – Upaya mengatasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lumajang terus di lakukan. Pemerintah Kabupaten Lumajang baru saja menerima tambahan 10.500 dosis vaksin PMK dari Pemerintah Pusat.

Bacaan Lainnya

“Di bulan depan, kami akan mendapatkan tambahan dosis vaksin lagi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang Endra Novianto.

Endra Novianto, mengatakan bahwa vaksin tersebut akan segera didistribusikan ke empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ada di Lumajang yakni di Pasirian, Klakah, Kunir, dan Senduro.

“Kami dapat 10.500 dosis dibagi 4 puskeswan, sehingga masing-masing UPT menerima 2.500 dosis,” kata Endra.

Endra menjelaskan, vaksinasi akan dilakukan pada ternak yang dalam kondisi sehat, sementara ternak yang terindikasi sakit akan diberi pengobatan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan efektivitas vaksinasi agar hewan ternak dapat terhindar dari PMK secara optimal.

“Vaksinasi hanya akan diberikan pada ternak yang sehat. Jika ada ternak yang sakit, kami akan obati terlebih dahulu agar vaksinasi berjalan lancar,” lanjut Endra.

Populasi hewan ternak sapi di Kabupaten Lumajang tercatat sebanyak 127.136 ekor. Sebagai upaya pencegahan PMK, Endra juga mengimbau masyarakat untuk rajin menjaga kebersihan kandang dan memberikan ramuan empon-empon atau rempah-rempah yang diyakini dapat meningkatkan daya tahan tubuh ternak, agar tidak mudah terserang virus PMK.

“Selain vaksinasi, masyarakat juga harus kooperatif dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan empon-empon agar sapi tidak mudah terserang penyakit,” jelasnya.

Meski demikian, Endra mengingatkan bahwa ketersediaan vaksin saat ini masih terbatas.

“Kami berharap akan ada tambahan vaksin lagi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada bulan depan,” imbuhnya. (Imam)