Dampingi Warga, Risma Turun ke Lokasi Longsor Cilacap

Dampingi Warga, Risma Turun ke Lokasi Longsor Cilacap

Cilacap, (DOC) – Mantan Mensos yang kini menjabat Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, kembali turun langsung ke lokasi bencana. Ia hadir di Dusun Cibuyut dan Tarukahan, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, untuk menemui warga yang terdampak longsor.

Bacaan Lainnya

Kedatangannya tidak hanya untuk menyalurkan bantuan. Risma ingin memastikan warga mendapat dukungan moral di tengah situasi yang berat. Dalam dialog dengan penyintas, ia mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan. Ia meminta warga segera mengungsi dan membawa barang yang masih bisa di selamatkan.

“Kalau ada barang barang yang masih ada, yang rumahnya tidak terkena, bisa di bawa saja. Kenapa, karena kita gak tahu mungkin tempat kita gak hujan,” kata Risma.

Sementara itu, proses pencarian korban masih berlangsung. Longsor besar pada 13 November 2025 menimbun puluhan rumah dengan kedalaman tiga sampai delapan meter. Puluhan warga luka, beberapa hilang, dan banyak rumah runtuh. Kondisi tanah labil serta hujan tanpa henti membuat tim SAR harus bekerja ekstra hati hati.

Menurut laporan awal, hujan lebat sejak siang menjadi pemicu awal. Menjelang malam, lereng mulai retak dan bergerak cepat. Dalam hitungan menit, material tanah meluncur ke permukiman di bawahnya. Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan langsung di kerahkan untuk mencari korban yang tertimbun.

Dari sisi ilmiah, BMKG menyebut curah hujan tinggi selama beberapa hari membuat tanah kehilangan kekuatan. Struktur tanah yang lepas, retakan lereng, serta perubahan penggunaan lahan ikut memperbesar risiko. Musim hujan yang sudah berlangsung sejak September membuat wilayah rawan makin rentan.

Di tengah kondisi yang belum stabil, kehadiran Tri Rismaharini memberi energi bagi warga. Ia menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas dan meminta semua pihak tetap siaga sampai situasi benar benar aman. (r6)

Pos terkait