D-ONENEWS.COM

Ditengarai Jadi Tempat Peredaran Narkoba, Komisi D Minta Pemkot Awasi Warkop

Foto: Ketua BNNK tengah memaparkan peredaran Narkoba di Komisi D

Surabaya,(DOC) – Peredaran narkoba di Surabaya ditengarai sudah merambah hingga ke warung-warung kopi dan menyasar pada anak-anak usia 8-9 tahun.

Temuan ini disampaikan oleh Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Surabaya, saat menggelar rapat dengar pendapat (hearing) di Komisi D DPRD Surabaya soal pemberantasan peredaran narkoba, Senin(2/12/2019).

Kepala BNNK Surabaya, AKBP Kartono menyatakan, bahwa penyalahgunaan narkoba di Surabaya sudah cukup memprihatinkan.

“Kita menemui anak umur 8 dan 9 tahun yang sudah terpapar penyalahguna narkoba,” katanya.

Ia mengungkapkan, kalau warung kopi(Warkop) sekarang ditengarai sebagai tempat peredaran narkoba. “Ini setelah dilakukan razia Satpol PP kemudian dilakukan konseling, ternyata Warkop ini juga menjadi tempat sumber tempat peredaran narkoba juga,” ungkapnya.

Diwarung kopi tersebut, kata dia, pengedar narkoba membujuk anak-anak sekolah untuk mengkomsumsi barang haram itu. “Apalagi sekarang ini banyak warung kopi buka 24 jam dengan faailitas wifi,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi peredaran narkoba di Warkop-warkop, komisi D berencana membuat aturan pembatasan jam operaisonal.

Foto: Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Badru Tamam

“Warkop itu perlu ada jamnya lah. Misalnya jam 12 malam harus tutup biar tidak jadi tempat kumpulnya anak-anak muda,” tegas anggota Komisi D DPRD Surabaya, Badru Tamam.

Selain itu, kata Badru, Pemkot Surabaya diminta untuk melakukan razia rutin terhadap keberadaan Warkop agar tak menjadi tempat peredaran barang haram itu. Langkah ini sekaligus untuk mengawasi anak-anak dibawah umur yang terbujuk mengkomsumsi narkoba.

“Kalau sering dirazia mereka dengan sendirinya akan tertib dan pelaku kejahatan akan takut beraksi,” pungkasnya.(robby/adv)

Loading...

baca juga