Lumajang, (DOC) – Dua murid Siswa Sekolah Dasar(SD) di Kabupaten Lumajang meraih juara Kompetensi Sains Nasional (KSN).
Dalam kompetensi KSN ini Kabupaten Lumajang meraih 1 Medali Emas dan 1 Perunggu.
Medali Emas diraih oleh Putra Davian dari SD Islam Tompokersan Lumajang dan medali perunggu diraih oleh Figo Deva Fahreza SDN Tompokersan 2 Lumajang.
“Alhamdulillah, terima kasih atas doa dan supportnya sehingga Tim Lumajang untuk Jawa Timur mempersembahkan 1 medali emas dan 1 medali perunggu,” ujar Muhammad Muchtar, Pembimbing Olimpiade, Sabtu (7/11/2020).
Ia menjelaskan Kompetisi Sains Nasional 2020 seleksinya berjenjang dari tingkat kecamatan yang diikuti 2 siswa Matematika dan 2 siswa IPA setiap Sekolah.
Selanjutnya diambil 3 pemenang untuk melaju ke tingkat Kabupaten dan dilaksanakan maret 2020 diambil 3 pemenang untuk melaju ke tingkat propinsi Jatim.
Untuk Tingkat Propinsi dilaksanakan September kemarin diambil 5 pemenang untuk mewakili Jatim ke tingkat nasional.
“Saya menyiapkan KSN ini kurang lebih 6 bulan dari bulan Maret mulai seleksi kabupaten itu langsung kita bina sehari 6 jam mulai hari Senin sampai Jumat,” tuturnya.
Muchtar mengatakan untuk seleksi tingkat Nasional dilaksanakan pada tanggal 2 – 5 November 2020 yang seharusnya diadakan di Bandung tahun ini.
Akibat pandemi, kompetisi dilakukan secara virtual melalui online yang diawasi langsung oleh juri-juri pusat, yaitu 15 dosen dari PTS ternama di Indonesia.
“Seleksi KSN Nasional dilaksanakan 2 hari, Senin 2 November 2020 untuk kategori soal Isian singkat 30 soal waktu 90 menit. Dilanjutkan soal uraian yang terdiri dari 10 soal waktu 90 menit. Hari Selasa 3 November 2020 masuk pada eksplorasi 8 soal dengan waktu 120 menit,” jelas Muhammad Muchtar.
Ia menambahkan, Lumajang merupaka salah satu yang diperhitungkan, karena sebelumnya Lumajang pernah meraih perak dan perunggu.
Untuk itu anak-anak yang belum berhasil jangan mudah menyerah untuk tetap semangat.
“Kami juga mengajak untuk orang tua maupun sekolah yang melihat potensi anak didiknya untuk bergabung dengan kita, nanti kita arahkan supaya mereka nanti bisa berhasil dan membawa nama Pendidikan Lumajang,” Muhammad Muchtar. (Imam)





