Surabaya, (DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Bunda PAUD Kota Surabaya mengadakan rapat kerja untuk merumuskan program inovatif dan aplikatif. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Acara ini berlangsung di Graha Sawunggaling pada Selasa (21/1/2025) dan di hadiri oleh Bunda PAUD dari seluruh kecamatan serta kelurahan se-Kota Surabaya.
Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, menyampaikan bahwa rapat ini berfokus pada implementasi kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Beberapa poin utama yang di bahas meliputi penyusunan program kerja untuk mendukung pemenuhan wajib belajar 13 tahun, memperkuat peran keluarga sebagai mitra pendidikan, serta menciptakan layanan pendidikan inklusif yang merata bagi seluruh anak.
“Kami berusaha mewujudkan PAUD berkualitas melalui empat elemen utama. Elemen tersebut mencakup proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Selain itu, kemitraan erat antara PAUD dan orang tua juga menjadi fokus utama. Kami juga memastikan pemenuhan kebutuhan esensial anak, seperti kesehatan dan gizi, serta kepemimpinan yang kuat dalam pengelolaan PAUD,” ujar Rini.
Sebagai bagian dari upaya membangun generasi unggul, Rini juga menyoroti program “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang telah di luncurkan oleh Kemendikbudristek. Kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, berdoa, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta istirahat yang cukup.
“Kami menambahkan dua nilai karakter khas Arek Suroboyo, yaitu gotong royong dan keberanian. Kebiasaan ini di harapkan dapat membentuk karakter anak-anak yang lebih siap menghadapi masa depan,” jelasnya.
Program Akan Terus Disempurnakan
Lebih lanjut, program yang telah sukses di jalankan pada tahun 2024 akan terus di sempurnakan dan di lanjutkan di tahun 2025. “Kami akan menyesuaikan program dengan kebijakan pusat. Selain itu, kami juga melakukan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak di Surabaya,” tambahnya.
Rini menekankan bahwa rapat kerja ini bertujuan untuk menghadirkan program unggulan yang inovatif dan berdampak positif bagi anak-anak Kota Surabaya. Ia menilai peran strategis Bunda PAUD sangat penting dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
Pada tahun 2025, Pemkot Surabaya bersama Bunda PAUD berencana menghadirkan beberapa program baru yang mendukung pembentukan karakter anak. Program tersebut mencakup perlombaan bagi satuan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, sumber daya manusia guru, serta perkembangan anak-anak. Selain itu, akan di perkenalkan pengajaran Bahasa Inggris bagi anak-anak PAUD serta pengenalan bahasa daerah sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.
“Langkah-langkah ini di harapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak dan memperkuat fondasi pendidikan di Kota Surabaya,” pungkas Rini. (r6)





