Surabaya,(DOC) – Gebyar Hari Anak Nasional di Car Free Day Surabaya, Minggu (10/8/2025), menjadi ajang edukasi lingkungan dari ECOTON Foundation. Lebih dari 500 pengunjung, mulai anak-anak hingga orang tua, mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
ECOTON menampilkan kran plastik raksasa sebagai simbol “menutup kran” produksi plastik sekali pakai. Selain itu, mereka membawa mikroskop agar pengunjung dapat melihat langsung partikel mikroplastik. Kemudian, tim ECOTON memperkenalkan layanan refill-in sebagai solusi mengurangi plastik sachet rumah tangga.
Anak-anak pun berpartisipasi aktif. Mereka menyerukan penggunaan botol tumbler, pengurangan plastik sekali pakai, pencegahan pernikahan dini, serta pelestarian mainan tradisional berbahan alami.
Peneliti mikroplastik ECOTON, Rafika Aprilianti, menegaskan bahwa bayi dan anak-anak sangat rentan terpapar mikroplastik. Berdasarkan riset Environmental Science & Technology (2021), bayi mengonsumsi 10–20 kali lebih banyak mikroplastik per kilogram berat badan dibanding orang dewasa. Paparan tersebut berasal dari botol susu plastik, kemasan makanan, dan udara dalam ruangan.
Mikroplastik membawa risiko serius karena dapat mengandung bahan kimia berbahaya seperti ftalat dan bisfenol A (BPA). Zat ini mengganggu hormon, menghambat pertumbuhan, dan melemahkan sistem imun. “Mengurangi plastik sekali pakai adalah langkah penting melindungi generasi penerus,” kata Rafika.
Di sisi lain, Panitia BKKKS Jatim, Ibu Pingki, menegaskan bahwa kegiatan ini juga memastikan pemenuhan hak anak. Hak tersebut meliputi hak hidup, hak tumbuh kembang, perlindungan dari kekerasan, serta hak untuk berpartisipasi dalam pembangunan. “Semua ini menjadi pondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Oleh karena itu, ECOTON mengajak masyarakat, pemerintah, dan industri untuk bertindak bersama. Mereka menekankan pentingnya mengurangi plastik sekali pakai, memperluas layanan isi ulang, serta memperkuat regulasi pembatasan plastik. Dengan langkah ini, generasi muda dapat tumbuh di lingkungan yang sehat dan bebas mikroplastik.(r7)





