LVRI Jatim Desak Pemerintah Naikkan Tunjangan Veteran, Rp1,8 Juta Dirasa Tak Cukup

LVRI Jatim Desak Pemerintah Naikkan Tunjangan Veteran, Rp1,8 Juta Dirasa Tak Cukup
Ketua DPD LVRI Jawa Timur, Brigjen TNI (Purn.) Drs. Ismadi. (Foto:Ist)

Surabaya, (DOC)Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia (DPD LVRI) Jawa Timur mendesak pemerintah pusat untuk menyesuaikan nilai tunjangan veteran. Besaran tunjangan kehormatan dan tunjangan veteran yang saat ini berada di kisaran Rp1,813 juta per bulan dinilai tak lagi mampu menutupi tingginya biaya kebutuhan hidup sehari-hari, khususnya bagi veteran berpangkat rendah.

Ketua DPD LVRI Jawa Timur, Brigjen TNI (Purn.) Drs. Ismadi, menegaskan bahwa veteran dari golongan pangkat rendah menjadi pihak yang paling tertekan. Pasalnya, selain menerima tunjangan dalam jumlah minim, alokasi uang pensiun harian yang mereka terima juga relatif jauh lebih kecil ketimbang veteran berpangkat tinggi.

Bacaan Lainnya

“Kalau kita bandingkan dengan laju harga yang sekarang, memang perlu ada peningkatan. Kalau perekonomian negara sudah bagus, harapan kita memang harus ada kenaikan,” ujar Ismadi di Surabaya, Selasa (11/8/2026).

Ismadi mengapresiasi sejumlah intervensi pemerintah daerah yang meringankan beban mereka. Di Surabaya, misalnya, para veteran mendapatkan insentif tambahan Rp500 ribu per bulan, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), keringanan tarif air bersih, hingga potongan harga tiket kereta api mencapai 75 persen.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa skema fasilitas dan subsidi daerah tersebut belum sepenuhnya menjawab pemenuhan kebutuhan dasar seluruh veteran di Jawa Timur secara merata.

Pihaknya berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk merevisi nilai tunjangan tersebut. Bagi LVRI, peningkatan kesejahteraan bukan sekadar pemberian bantuan finansial, melainkan bentuk penegakan kehormatan dan apresiasi tertinggi negara atas pengorbanan para pejuang dalam mempertahankan kedaulatan bangsa.

Baca Juga:  Perumda Surya Sembada Jamin Kelancaran Pasokan Air Surabaya di Tengah Cuaca Ekstrem dan Libur Lebaran

Pos terkait