ECOTON) resmi meluncurkan Mobil Laboratorium Mikroplastik di kawasan Kali Tebu, Kenjeran, Surabaya.
Headlines
Tag: Mikroplastik
Dominasi 74% Popok Bekas di Kali Tebu Surabaya Ungkap Anomali Krisis Sampah Lokal
Temuan lapangan dari Program Mission for Zero Plastic Leakage (MOZAIK) di Kali Tebu, Surabaya, mengungkap fakta mengejutkan mengenai pencemaran sungai kota.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Aktivis Kampanyekan Penyelamatan Ikan Asli Sungai Brantas
“Kali Brantas masih memiliki potensi untuk pulih dan kembali menjadi habitat ikan.” – Rulli Mustika Adya.
Gandeng Pelajar SMPN 58 Surabaya, Ecoton Temukan Mikroplastik Cemari Air Kali Tebu dan Udara Sidotopo Wetan
“Sampah tersebut bisa terpecah menjadi partikel mikroplastik, hingga pada akhirnya dapat masuk ke tubuh manusia melalui air, udara, dan rantai makanan. Dampaknya sangat berbahaya,” tegas Alaika Rahmatullah dari Ecoton.
Pekat dan Ecoton Ekskavasi Sampah Plastik di Kali Tebu, Dorong Terwujudnya “Kali Tebu Moncer”
“Masyarakat harus lebih menghargai sungai dan tidak memperlakukan sungai sebagai tempat sampah.”
Peringati Hari Bumi, Pemkot Surabaya dan Bumbi Deklarasikan Gerakan Kurangi Pemakaian Pembalut Sekali Pakai
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi diwakilkan oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, M. Fikser memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif aksi ini. Menurutnya, sampah pembalut dan popok sekali pakai merupakan masalah serius bagi lingkungan karena membutuhkan waktu 500 tahun untuk terurai.
DLH Surabaya dan Ecoton Sinergi Entaskan Kali Tebu dari Sampah Plastik
Kegiatan berlangsung dalam Forum SheHeros by Bumbi bertema “She Changes the Earth” yang digelar di kawasan Car Free Day Jalan Tunjungan, Ahad (26/4/2026).
Mikroplastik dan Sampah Saset Banjiri Kali Tebu, Ecoton Ajak Warga Stop Buang sampah Plastik ke Sungai di Surabaya Utara
Ecoton melakukan metode brand audit untuk mengidentifikasi merek kemasan plastik yang mencemari badan air.
Ketika kelelawar, Katak dan Capung Telah Tercemar Mikroplastik
Penelitian mikroplastik oleh mahasiswa Biologi Uinsa ini sebagai upaya early warning system paparan mikroplastik dilingkungan sekitar manusia” ungkap prigi arisandi.
Diskusi Pakar Usulkan Strategi Terintegrasi Penanganan Dampak Mikroplastik
“Keberadaan mikroplastik dalam sistem peredaran darah manusia bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan ancaman nyata bagi kesehatan publik yang memerlukan penanganan medis dan kebijakan yang serius,” tegas Dr. Herjunianto.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









