Ketika kelelawar, Katak dan Capung Telah Tercemar Mikroplastik

Ketika kelelawar, Katak dan Capung Telah Tercemar Mikroplastik

Surabaya,(DOC) – Temukan mikroplastik jenis PE dalam lipstik, mahasiswa peneliti Biologi UINSA sarankan agar gen z hati-hati memilih brand lipstik.

Bacaan Lainnya

Selain temuan mikroplastik dalam lipstik tim mahasiswa peneliti Biologi UINSA juga melakukan penelitian mikroplastik dalam katak, kodok, kelelawar dan capung serta daun padi.

Penelitian mikroplastik oleh mahasiswa Biologi Uinsa ini sebagai upaya early warning system paparan mikroplastik dilingkungan sekitar manusia” ungkap prigi arisandi.

Lebih lanjut koordinator magang Ecoton ini menjelaskan bahwa selama ini penelitian mikroplastik hanya dilakukan pada biota yang dikonsumsi oleh manusia. Penelitian pada katak, kodok, kelelawar dan capung karena biota inilah yang ada disekitar manusia dan masih minim data.

Tingginya polusi mikroplastik di udara dan air hujan meningkatkan resiko papara mikroplastik pada biota. Temuan lainnya adalah deteksi mikroplastik dalam.daun padi yang berpotensi menurunkan produktifitas padi dan ancaman serius ketersediaan pangan di Bumi. Bencana ini harusnya menjadi peringatan keras agar manusia mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. (r6)

Baca Juga:  Wayahe Besuk Kali Brantas, Ecoton Ajak Warga Pulihkan Sungai dari Pencemaran

Pos terkait