Eri Cahyadi Didorong Maju Gubernur Jatim, Dyah Katarina: Sudah Biarkan Saja

Foto: Dyah Katarina

Surabaya,(DOC) – Kabar Wali Kota Eri Cahyadi di doakan menjadi Gubernur Jawa Timur mendapat komentar dari salah satu pengurus DPC PDI Perjuangan Surabaya.

Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan Surabaya, Dyah Katarina mengatakan, berita atau kabar adanya dorongan Wali Kota Eri Cahyadi maju Pilgub Jatim hal yang wajar.

Bacaan Lainnya

“Kabar itu kan boleh-boleh saja, sah-sah saja. Kalau kami di partai di didik bahwa calon apapun kan tetap melalui rekomendasi Ketua Umum. Jadi enggak apa-apa, siapapun, kabar apapun ya sudah biarkan saja, toh nanti keputusan di Ketua Umum,” ujar Dyah Katarina, Jumat(27/1/2023).

Hal wajar tersebut juga pernah di rasakan Dyah. Terlebih lagi Dyah sendiri adalah istri dari mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH. “Saya pun pernah ada yang bilang ‘Bu maju Gubernur,’ jadi sah-sah saja seperti itu,” jelasnya.

Menurut Dyah Katarina, pemimpin atau kepala daerah mempunyai banyak syarat. Jadi tak hanya popularitas sebagai bahan untuk maju sebagai Kepala Daerah.

“Kita semua tau, Kepala Daerah kan enggak hanya popularitas saja, karena mumpung populer. Tapi untuk memimpin sebuah Provinsi atau Kota butuh sebuah kompetensi, butuh pengalaman, butuh jam terbang yang cukup, jadi ini masih terlalu prematur kalau kita bicarakan saat ini,” terang Dyah.

Menurutnya, dalam kubu partai berlambang kepala banteng ini, tugas utamanya yakni mengutamakan kepentingan dari rakyat.

“Sekarang kita lakukan terlebih dahulu apa yang menjadi tugas kita, dan mengutamakan PR-PR mensejahterakan rakyat harus di utamakan. Soal nanti siapa yang maju menjadi Kepala Daerah, biarkan partai yang menentukan,” jelasnya.

Saat di tanya kemungkinan Eri Cahyadi maju dalam kontestasi pemilihan Wali Kota Surabaya lagi, Dyah mengatakan itu bisa saja terjadi.

“Apapun bisa, yang penting kan sesuai dengan Undang-undang, yang enggak boleh kan 3 periode,” terangnya dengan sedikit berkelakar.

Baca Juga:  TPS Gelar Simulasi BCMS, Perkuat Kesiapan Hadapi Gangguan Operasional Terminal

Dyah menekankan, jika semua yang ada dalam PDI Perjuangan adalah petugas partai, sehingga menjalankan apa yang sudah di tugaskan oleh partai.

“Karena istilah di kami adalah petugas partai, kalau partai lain menertawakan istilah ini, kami tetap bangga. Karena di partai kami ini petugas yang bekerja mengabdi pada rakyat atas perintah partai dan sudah terbukti kalau partai perjuangan itu pro rakyat,” tandasnya.(r7)

Pos terkait