Lumajang,(DOC) – Suasana meriah menyelimuti Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Sabtu (27/9/2025). Ratusan warga tumpah ruah mengikuti Festival Ketan IV yang digelar untuk memperingati Hari Jadi Desa Darungan ke-42.
Acara berlangsung di Balai Desa Darungan. Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, hadir bersama istrinya, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma.
Ribuan warga antusias berebut tiga gunungan hasil bumi dan seribu tumpeng ketan. Tumpeng berisi aneka olahan khas berbahan beras ketan, seperti lepet, rengginang, lemper, enten-enten, rangin, hingga onde-onde.
Sebelum dibagikan, gunungan dan tumpeng diarak keliling desa dengan mobil hias. Arak-arakan berakhir di Balai Desa Darungan.
Kepala Desa Darungan, Eko Nurhadi, menjelaskan bahwa Festival Ketan menjadi agenda tahunan desa. Menurutnya, acara ini bukan hanya bernilai budaya, tetapi juga mendorong ekonomi warga.
“Festival Ketan sudah empat kali kami gelar. Selain memperingati hari jadi desa, kegiatan ini melestarikan budaya lokal sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha ketan,” kata Eko.
Ia menambahkan, sebagian besar warga Darungan menggantungkan hidup dari pertanian ketan. “Sekitar 80 persen masyarakat kami adalah petani dan pedagang ketan. Jadi, ketan sudah menjadi identitas sekaligus potensi unggulan desa ini,” ujarnya.
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengapresiasi festival tersebut. Ia menilai, Desa Darungan sebagai sentra ketan memberi nilai tambah bagi Kabupaten Lumajang.
“Festival ini menunjukkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkap Yudha.
Festival Ketan IV juga diisi rangkaian kegiatan budaya, salah satunya ruwatan wayang kulit. Warga percaya tradisi ini membawa kedamaian dan keberkahan bagi Desa Darungan.(r7)





