Fuad Benardi Angkat Bicara Terkait Kabar Reshuffle Kabinet Indonesia Maju

Surabaya, (DOC) – Menjawab santernya isu terkait reshuffle Kabinet Indonesia Maju, yang mencakup penggantian Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan Agus Harimurti Yudhoyono, putra dari Mensos Risma, Fuad Benardi menyatakan bahwa isu tersebut hoax.

“Isu reshuffle yang beredar di masyarakat, di mana salah satu menteri yang diganti adalah Bu Risma, InsyaAllah hoax karena sampai saat ini Ibu masih bekerja untuk masyarakat,” ungkap Fuad.

Bacaan Lainnya

Dia menegaskan, Menteri Sosial Risma terus aktif dalam melaksanakan tugasnya, melakukan kunjungan kerja di berbagai wilayah Indonesia.

“Ibu terus bekerja. Hari ini agendanya di Tulungagung, kemudian bertolak ke Palembang, dan besok ke Malang serta Blitar untuk kegiatan sosial, terutama operasi katarak. Jadi, tidak ada perubahan kinerja Ibu,” ujarnya.

Meskipun begitu, Fuad memahami bahwa reshuffle adalah hak prerogatif Presiden. Namun, dia menyoroti pentingnya dasar dan alasan yang kuat dalam setiap pergantian. Menurutnya, memang kewenangan reshuffle tergantung dari Presiden sebagai pimpinan tertinggi.

“Tapi untuk reshuffle pastinya harus didasari alasan yang jelas, seperti penurunan kinerja atau keterlibatan masalah hukum sehingga dilakukan pergantian,” paparnya.

Fuad menjelaskan, Mensos saat ini adalah sosok yang bekerja dengan sepenuh hati dan memegang amanah dengan baik, baik saat menjadi Mensos maupun dalam jabatan sebelumnya sebagai Wali Kota Surabaya.

“Sejak beliau menjadi Wali Kota hingga saat ini, beliau bekerja dengan sepenuh hati membantu masyarakat karena itu sudah menjadi sumpah jabatannya. Amanah, menurut saya. Itu bisa ditanyakan baik kepada warga Surabaya maupun para penerima manfaat Kemensos,” tegasnya.

Ia juga mencatat tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi terhadap kepemimpinan Risma saat menjabat sebagai Wali Kota pertama perempuan di Surabaya.

“Dari hasil survei salah satu lembaga pada tahun 2020, tingkat kepuasan masyarakat Surabaya terhadap Bu Risma sebesar 95 persen,” pungkas Fuad. (r6)

Baca Juga:  Wali Kota Eri: Seluruh Pondok Pesantren di Surabaya Sudah Ber-IMB

 

 

 

Pos terkait