D-ONENEWS.COM

Giliran Bagian Perekonomian Kena Semprot, Komisi B Minta Rubah Strategi Penataan BUMD

foto : dokumen

Surabaya,(DOC) – Rapat Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2021 kembali di gelar oleh Komisi B DPRD kota Surabaya, Selasa(28/6/2022). Kali ini Komisi B memanggil Bagian Perekonomian kota Surabaya.

Pada pertemuan tersebut, nampak Ketua Komisi B Lutfiyah, tak bisa menahan amarahnya, setelah mendengar paparan LKPJ Bagian Perekonomian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Berdasarkan laporan capaian kinerjanya bagus mayoritas 100 persen. Bahkan ada yang lebih dari 100 persen. Laporan tentang kebijakan evaluasi pengelolaan BUMD dan BULD ini juga 100 persen. Kalau sudah 100 persen, berartikan hasilnya sudah bagus. Tapi kenyataannya, kondisi BUMD ya seperti ini-ini saja,” ungkap Lutfiyah usai rapat.

Dalam LKPJ Bagian Perekonomian, sejumlah BUMD milik Pemkot Surabaya banyak yang tidak sehat. Dengan kondisi ini, membuat politisi Gerindra tersebut beranggapan bahwa kinerja Bagian Perekonomian, hanya sekedar menggugurkan tugas dan kewajibannya saja.

“Sekedar melakukan monitoring. Sekedar mengevaluasi. Namun hasilnya?. Kondisi BUMD tidak sesuai harapan masyarakat,” tegas Lutfiyah.

Lutfiyah mengingatkan, bahwa tugas Bagian Perekonomian sebagai pembina BUMD milik Pemkot Surabaya. Untuk itu evaluasi harus benar-benar serius, “Setiap rapat dengan Komisi B kita selalu mendorong. Sudah memotivasi, sampai mulut muruh(berbusa). Tapi sampai sekarang kondisi BUMD tidak berubah. Jauh dari harapan warga surabaya,” tandasnya.

Ia menyarankan, strategi pengawasan dan penataan BUMD milik Pemkot Surabaya harus di rubah oleh Bagian Perekonomian. Agar capaian kinerja BUMD bisa terpenuhi.

“BUMD harus sehat. Harus memperoleh laba dan bisa setor deviden. Sehingga sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya.(r7)

Loading...

baca juga