Habiskan Waktu Liburan di Mini Agrowisata, Jika Beruntung Bisa Dapatkan Hasil Panen Gratis

Jelang libur natal dan tahun baru 2018, warga Surabaya bisa menikmati mini agrowisata yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Dikonsep layaknya perkebunan di dalam perkotaan, kawasan agrowisata mengenalkan sekaligus mengedukasi berbagai macam jenis budidaya pertanian, peternakan dan perikanan.

Mini Agrowisata seluas 8.000 meter persegi ini terletak di belakang kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Jalan Pagesangan 2 no 56. Spot wisata itu buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 15.00 dan gratis biaya masuk.

Berbagai macam aneka jenis tanaman, tumbuhan, dan sayuran seperti kangkung, sawi tabulampot, budidaya anggrek, jeruk, labu Tiongkok dan juga tanaman budidaya hidroponik tersedia di sini. Selain bermacam tanaman hortikultura, ada juga budidaya ternak seperti ayam petelur, kelinci dan kambing. Tak hanya itu, DKPP juga membudidaya ikan nila dan lele. Sementara, bagi pengunjung yang pegal-pegal pun tak usah khawatir karena DKPP menyediakan terapi ikan di petak-petak kolam, yang siap ‘memijit’ kaki para pengunjung.

Yuni (32) warga Menanggal menuturkan, liburan sekolah dimanfaatkan dengan mengajak buah hatinya supaya berani dengan binatang dan mengenal berbagai macam tumbuhan. “Kawasan ini bagus untuk anak-anak. Itung-itung bermain sambil belajar,” ucapnya.

Ia mengetahui kawasan agro wisata berdasarkan informasi dari akun sosial media. “Awalnya nggak tahu, pas lihat dan kebetulan tidak jauh dari rumah akhirnya ke sini. Kesan pertama, bagus dan baik,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan Najwa, siswi kelas 6 SD yang datang bersama ayah dan beberapa kawannya. Ia mengaku memanfaatkan liburan sekolah dengan belajar sekaligus bermain di mini agro wisata. “Pertama kali ke sini sangat senang serta bahagia, apalagi ada zona outbondnya” ucapnya sambil tersenyum.

Kepala DKPP Surabaya Joestamadji mengatakan, mini agro wisata dibuat untuk mengenalkan berbagai macam jenis tanaman kepada masyarakat. Salah satunya, budidaya jenis tanaman di perkotaan menggunakan hidroponik, polybag dan ember. “Jadi, ketika masyarakat datang, bisa tahu bagaimana budidaya tanaman di perkotaan,” ujarnya.

Warga yang mengunjungi mini agrowisata sewaktu panen buah dan sayuran, serta telur hasil budidaya ayam dapat membawa pulang hasil panen tersebut secara cuma-cuma. “Kalau masuk musim panen, biasanya kami bagikan kepada warga yang sedang mengunjungi mini agrowisata,” ungkapnya.

Joestamadji memprediksi jumlah pengunjung jelang liburan natal dan tahun baru dipastikan meningkat dari biasanya. “Jumlahnya saya tidak tahu persis, namun yang datang tidak hanya warga Surabaya melainkan juga luar kota Surabaya,” terang Joes.

Di spot wisata edukasi ini, DKPP juga menyediakan sarana hiburan untuk anak-anak mulai dari area outbond untuk bermain, saung tempat bercengkerama serta spot foto.(adv)