D-ONENEWS.COM

Ikan Cupang Booming Lagi, Di Ngagel Rejo Surabaya Terdapat Kampung Cupang

Surabaya,(DOC) – Sudah bertahun – tahun nama ikan cupang tenggelam dikalangan para pecinta ikan hias. Bahkan eksistensi ikan yang lebih dikenal sebagai ikan tarung atau ikan beradu pun mulai pudar dan menghilang.

Sejumlah ikan hias seperti jenis Arwana, Lohan, Koki, Koi dan Oscar telah mengubur posisi ikan air tawar ini di pasaran.

Sejak beberapa tahun terakhir, ikan cupang kembali booming di tanah air. Namun bukan untuk ikan petarung, tapi lebih pada ikan hias.

Tak sedikit pula, kontes ikan cupang hias yang digelar tingkat nasional dan lokal.

“Kontes ikan cupang hias tingkat nasional pasti setiap tahun digelas sekali. Tapi kadang lebih. Yang dikonteskan sekarang pada warna, bentuk dan jenisnya. Pemenang dapat piagam dan uang tunai jutaan rupiah,” ungkap Dewo salah satu penangkar dan penjual ikan cupang hias di Bekasi Jawa Barat.

Dewa mengakui, beberapa tahun terakhir ini, ikan cupang hias memang booming kembali dan banyak di minati para pecintanya hingga di luar pulau Jawa.

“Saya kirimnya sampai Sumatera, Aceh dan bahkan sampai Papua. Bukan hanya di Jawa saja lo,” jelasnya.

Ikan cupang yang paling diminati yakni jenis emerald. Menurut Dewa, harga seekor ikan cupang bisa sampai jutaan rupiah, apalagi jika telah menang kontes dan bersertifikat.

“Ikan cupang yang bagus awalnya import dari Vietnam dan Thailand. Tapi sekarang banyak peternak yang menangkarkan ikan cupang import itu dengan ikan cupang lokal. Peminatnya sampai keluar pulau Jawa, karena kita pemasarannya lewat sosmed Intsgram dengan akun emeraldkoi_indonesia. Dibuka semacam lelang gitu,” tandasnya.

Booming ikan cupang ini, juga terjadi di Surabaya Jawa Timur. Bahkan terdapat nama sebuah pemukiman warga yang di juluki Kampung  Cupang.

Kampung Cupang ini terletak dikelurahan Ngagel Rejo,  kecamatan Wonokromo Surabaya.

Hampir seluruh penduduknya berbudidaya ikan cupang untuk dijual ke sentral budidaya ikan cupang yang dikelola oleh para pemuda di perkampungan Ngagel Rejo.

“Selain dijual lagi, budidaya ikan cupang ini, juga bertujuan untuk memberantas jentik-jentik nyamuk aedes aegypti agar warga tak terserang wabah demam berdarah,” jelas Nanda Fandi Fadhlulah salah satu pemuda kampung cupang Ngagel Rejo.

Memilih budidaya ikan cupang ini, karena perawaaatannya sangat mudah dan tak perlu biaya mahal. Terpenting adalah bisa memberantas jentik nyamuk.

“Awalnya untuk memberantas jentik dan mudah merawatnya karena tak perlu gelembung udara. Sekarang harganya mahal yang bersyukur,” kata Robby Hidayat, pemuda kampung cupang lainnya.(hadi/wati/r7)

 

Loading...

baca juga