
Surabaya, (DOC) – Bek Persebaya Surabaya kelahiran Brazil, Otavio Dutra akhirnya memutuskan untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dutra bahkan sudah mendapat panggilan untuk bergabung pemusatan latihan bersama timnas senior.
Setelah malang-melintang merasakan pahit-asamnya persepakbolaan Indonesia, Dutra kini tengah merampungkan proses naturalisasinya.
Otavio Dutra sudah hampir satu dasawarsa berkarir di Indonesia sejak bergabung dengan Persebaya musim 2010/2012. Carut marut persepakbolaan nasional juga turut ia rasakan. Sehingga ia sudah merasa nyaman untuk tetap melanjutkan karirnya di Tanah Air.
“Saya cinta Indonesia. Saya sudah lama di sini, saya senang di sini, keluarga senang di sini. Saya sudah punya kesempatan main di Negara lain, tapi saya tetap tinggal di Indonesia,” ungkap Dutra.
Kesetiaan Dutra juga dibuktikan dengan keputusannya untuk tetap tinggal di Indonesia meskipun kompetisi dibekukan. Meskipun kala itu, ia mengakui harus menghadapi situasi yang sulit.
“Meskipun kompetisi dibekukan dulu saya juga tidak pindah ke mana-mana. Saya tetap di Indonesia. Situasi waktu itu sulit tapi saya bertahan di sini,” imbuhnya.
Selain cinta dengan Indonesia, pemain yang pernah membela Persipura ini juga sudah jatuh cinta dengan Persebaya. Ia juga berharap bisa mengakhiri karirnya bersama dengan klub kebanggaan Bonek Mania itu.
“Persebaya tim yang ada hati saya. Pertama klub saya di Indonesia, Persebaya,” Dutra menambahkan.
“Ketika tim promosi, saya tidak berpikir dua kali waktu punya kesempatan untuk balik ke Persebaya
Ini tim saya, saya tidak sembunyikan itu dari semua orang,” tegasnya.
Dutra juga sudah merasa nyaman dengan Kota Surabaya. Sehingga, meskipun dia beberapa kali berpindah klub. Ia tetap memilih Kota Pahlawan sebagai tempat tinggal.
Belum lama ini, nama Otavio Dutra juga masuk dalam daftar panggilan pemusatan latihan timnas yang rencananya akan digelar di Australia. Mendapat pengumuman itu, Dutra juga mengaku terkejut.
Bek berkepala tiga ini mengucapkan terima kasih kepada pelatih Timnas Indonesia yang juga mantan pelatihnya di Bhayangkara FC, Simon McMenemy atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya.
“Saya sangat berterima kasih kepada coach Simon McMenemy atas kepercayaanya terhadap profesionalisme saya,” imbuh Dutra.
“Saya juga berterima kasih kepada Persebaya, seluruh penggemar saya yang selalu mendukung saya,” tegas bek jangkung tersebut. (Pbr)





