Jaga Keamanan Perbatasan Indonesia Filipina, Corpat Philindo Dibuka

Surabaya,(DOC) – Pangkoarmada II Laksda TNI, Maman Firmansyah membuka Coordinated Patrol (Corpat) Philippines-Indonesia (Philindo) XXXVII tahun 2023, Rabu(3/5/2023) hari ini. Bertempat di Pangkalan Utama Angkatan Laut VIII Manado.

Dalam kegiatan tersebut, Commander EMC LTGEN Greg T Almerol juga di beri waktu untuk menyampaikan sambutan.

Bacaan Lainnya

Hadir beberapa pejabat di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara. Seperti Kepala Sub Bidang Perizinan Keimigrasian Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sulut, Endy Agustiawan, Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Manado, Ready Ratag dan Kepala Sub Seksi Intelijen Keimigrasian Imigrasi Bitung, Yudi.

Pangkoarmada II Laksda TNI, Maman Firmansyah menyampaikan bahwa Coordinated Patrol (Corpat) Philippines-Indonesia (Philindo) XXXVII tahun 2023 secara resmi telah di buka.

“Dan Corpat Philindo XXXVII resmi di buka,”  ujar Maman, Rabu (3/5/2023).

Menurut Maman, bahwa Corpat Philindo sendiri adalah program patroli bersama yang di gelar oleh dua negara tetangga.

“Corpat Philindo merupakan patroli bersama Angkatan Laut Indonesia dan Angkatan Laut Filipina. Sebagai wujud kerjasama dari Perjanjian Patroli Perbatasan 1975, dalam rangka menjaga keamanan perbatasan maritim kedua negara, dan mengamankan wilayah perbatasan terhadap kegiatan perompakan serta kegiatan illegal lainnya,” terangnya.

“Kegiatan ini dilaksanakan empat kali dalam satu tahun. Meliputi kegiatan Harbour dan Sea Phase,” imbuhnya.

Dalam acara pembukaan Corpat Philindo XXXVII, Pangkoarmada II Laksda TNI Maman Firmansyah menekankan, pentingnya kerjasama antara Indonesia dan Filipina untuk menjaga keamanan perbatasan maritim keduanya.

“Selain untuk keamanan kedua negara, kerja sama ini juga menyambung hubungan dan perjanjian yang sudah ada sebelumnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Corpat Philindo adalah langkah konkret dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan lintas batas.

Di lokasi sama, Ready Ratag berharap melalui kegiatan ini, kejahatan lintas batas antara Indonesia dan Filipina dapat di cegah dan di tanggulangi bersama khususnya terkait pelanggaran Keimigrasian.(ang)

Pos terkait