Mojokerto,(DOC) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan pembukaan terbatas Jalur Pacet-Cangar pada Rabu (23/4/2025). Jalur yang menghubungkan Kabupaten Mojokerto dengan Kota Batu ini sebelumnya di tutup akibat longsor pada 3 April 2025 yang menewaskan 10 orang.
Tim gabungan yang di pimpin Kepala BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, bersama Anggota Komisi E DPRD Jatim, Suwandi Firdaus, melakukan evaluasi dan uji kelayakan. Setelah menilai jalur Pacet-Cangar tersebut aman, mereka memutuskan untuk membuka jalur terbatas. Pengoperasian jalur ini akan di batasi waktu, yakni dari pukul 05.00 hingga 18.00 WIB.
Khofifah menyampaikan bahwa pembukaan jalur ini penting untuk memulihkan mobilitas warga, khususnya petani di Batu dan Pacet. “Jalur ini akan membantu distribusi hasil pertanian mereka dan mendorong perekonomian lokal yang sempat terhambat,” ujarnya.
Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Mojokerto sudah memasang berbagai sarana keselamatan di jalur tersebut. Mereka memasang guide rail dan rambu peringatan di enam titik rawan longsor. Langkah ini di harapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan.
Sistem Buka-Tutup Untuk Cuaca Ekstrem
Pemerintah juga menetapkan sistem buka-tutup bagi jalur ini saat cuaca ekstrem, seperti hujan lebat atau angin kencang. Hal ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan.
Dengan di bukanya kembali jalur ini, sektor pariwisata di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo di perkirakan akan pulih. Jalur yang menghubungkan Batu dan Mojokerto juga dapat mendorong peningkatan jumlah wisatawan, selain membantu sektor pertanian dan perekonomian lokal.
Gubernur Khofifah juga mengingatkan pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan yang berlaku. Keamanan dan kelancaran perjalanan menjadi prioritas utama dalam pembukaan jalur ini.(lup/r7)





