Sensus Ikan Kali Surabaya 2026, Populasi Ikan Rengkik Makin Melonjak

Sensus Ikan Kali Surabaya 2026, Populasi Ikan Rengkik Makin Melonjak
Sensus ikan kali Surabaya tahun 2026. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC)Ekosistem Kali Surabaya menunjukkan geliat pemulihan yang menggembirakan. Sensus ikan yang digelar Tim Budidaya Ikan Petro-Tirta Ecoton bersama Petrokimia Gresik dan Komunitas Nelayan Sekar Mulyo pada Sabtu (12/9/2026) mencatat peningkatan signifikan keberagaman serta populasi ikan lokal, khususnya spesies ikonik seperti ikan rengkik.

Penyusuran sungai yang membentang dari wilayah Perning hingga Sumberame di sembilan titik pengamatan ini menjadi bukti konkret pulihnya habitat perairan. Paringono, anggota Komunitas Nelayan Sekar Mulyo dari Dusun Paras, Desa Turi, Jombang, menyebut tangkapan tahun ini jauh memuaskan dibandingkan periode sebelumnya.

Bacaan Lainnya

“Sekali tebar jaring ada 12 ikan terjaring. Tahun ini lebih banyak ikan yang didapat dan ada semua jenis. Paling dominan, tahun ini lebih banyak ikan rengkik yang kita dapat,” ungkap Paringono di sela penangkapan jaring.

Koordinator Program Petro-Tirta, Amalia Fibrianty, menegaskan bahwa indikator kesehatan sungai tidak bisa hanya diukur dari parameter kimiawi air, melainkan dari daya tahan biota di dalamnya. Menurutnya, melimpahnya ikan lokal merupakan sinyal positif bahwa Kali Surabaya masih mampu menjalankan fungsinya sebagai habitat alami.

Pelibatan warga lokal menjadi kunci utama dalam riset ini. “Nelayan berinteraksi langsung dengan sungai setiap hari. Pengetahuan tradisional mereka tentang jenis ikan dan perubahan kondisi perairan sangat krusial untuk melengkapi data ilmiah kami,” jelas Amalia.

Rangkaian sensus hayati ini dilakukan bertahap. Pendiri Ecoton, Prigi Arisandi, menambahkan bahwa pemantauan yang melintasi wilayah Mojokerto dan Gresik ini akan dilanjutkan menyusuri zona Surabaya pada Senin (14/9/2026).

Sinergi antara akademisi, industri melalui Petrokimia Gresik, dan komunitas nelayan ini diharapkan tak sekadar menjadi basis data inventarisasi spesies, tetapi juga memicu aksi nyata pelestarian keanekaragaman hayati Kali Surabaya secara berkelanjutan.

Pos terkait