
Lumajang, (DOC) – Hapus stigma perpustakaan sebagai tempat yang membosankan dan sekadar deretan buku tua, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang resmi menggelar Wisata Literasi. Bertepatan dengan peringatan Hari Kunjung Perpustakaan, program edukatif ini mengajak para siswa merasakan pengalaman seru mulai dari menjelajah antariksa hingga menonton bioskop edukasi.
Pada agenda perdana yang digelar Sabtu (12/9/2026), giliran siswa-siswi SD Citrodiwangsan 1 dan SMPN 2 Randuagung yang membuktikan langsung keseruan tersebut. Mengusung tema “Literasi untuk Lumajang Unggul, Amanah dan Berkeadilan”, para peserta diajak mengeksplorasi ruang koleksi umum, area baca anak, hingga menikmati fasilitas digital dan pemutaran film edukatif.
Plt. Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Perpustakaan, Tutik Endriyani, S.H., S.I.Pust., menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja dikemas atraktif agar perpustakaan dipandang sebagai ruang kreatif dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Ini pengenalan perpustakaan, ada wisata antariksa, pemutaran film edukasi, hingga ruang baca khusus anak. Kami ingin mengubah persepsi: perpustakaan bukan sekadar tempat membaca, tapi juga sarana eksplorasi untuk memupuk kebiasaan membaca sejak dini,” ujar Tutik.
Untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lumajang juga membuat terobosan baru dengan menambah jam operasional. Terhitung mulai September 2026, perpustakaan daerah kini tetap melayani pemustaka pada hari Sabtu, bahkan hingga malam hari.
Tutik menjelaskan, mulai September 2026 pihaknya menambah jam layanan perpustakaan. Jika sebelumnya layanan Senin-Kamis berlangsung pukul 08.00-15.30 WIB, sedangkan Jumat pukul 08.00-11.00 WIB dan dilanjutkan pukul 13.00-15.00 WIB, kini layanan juga dibuka pada Sabtu.
“Di hari Sabtu mulai September ini kita buka jam 8 pagi sampai jam 12, ditambah nanti sore jam 4 sampai jam 8,” jelasnya.
Selain membuka layanan di kantor perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang juga menghadirkan layanan perpustakaan keliling di kegiatan Car Free Day (CFD).
“Di CFD itu jam 5 sampai jam 9. Di CFD ada dua mobil, mobil perpustakaan keliling. Di perpustakaan kabupaten juga tetap buka,” imbuh Tutik.
Inovasi ini disambut hangat oleh para peserta. Safira, siswi SD Citrodiwangsan 1, mengaku terpukau karena bisa membaca buku sambil belajar hal baru bersama teman-temannya. “Senang sekali bisa bermain, membaca buku, dan belajar hal baru untuk masa depan,” ucap Safira gembira.
Kesan mendalam juga dirasakan Andika Gusti, siswa kelas 7A SMPN 2 Randuagung. Ia tak menyangka perpustakaan menyajikan pengalaman yang begitu hidup dan tidak membosankan.
“Ternyata banyak hal menarik yang bisa kita ketahui. Kegiatannya tidak hanya membaca buku, tapi kita bisa belajar secara langsung dengan suasana yang seru. Saya jadi ingin lebih sering datang ke sini,” tutur Andika.





