D-ONENEWS.COM

Jatim Kedatangan Lagi 96 PMI Asal Malaysia, Hasil Rapidtest di Bandara Juanda Negatif

Surabaya,(DOC) – Setelah menerima 154 pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Malaysia beberapa pekan lalu, kini Pemprov Jatim kembali kedatangan 96 PMI yang berasal dari Kuala Lumpur.

Saat tiba di bandara international Juanda, para PMI tersebut langsung mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dengan melakukan rapidtest di Puspenerbal Juanda.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa screening awal para PMI asal Malaysia untuk gelombang kedua, hasilnya negatif.

“Ini standar kesehatan yang harus dilalui, hasilnya semua negatif. Kami ingin memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat. Meraka diberi tanda pengenal untuk mengantisipasi OTG(orang tanpa gejala,red),” ungkap Khofifah di gedung negara Grahadi, Kamis(16/4/2020) sore.

Khofifah menghimbau kepada para PMI untuk tetap mengikuti screening lanjutan di daerahnya masing-masing yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota sampai tingkat desa asalnya.

“Setelah mengikuti screening lanjutan, diharapkan para PMI ini melakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan, agar memutus mata rantai Covid-19. Juga bisa memanfaatkan rumah observasi di daerah asalnya masing-masing,” tambahnya.

Para pekerja migran asal Malaysia ini, lanjut Khofifah, dipastikan telah kembali ketempat asalnya masing-masing dengan diantar oleh  petugas dari Pemprov Jawa Timur.

“Meskipun hasil rapidtestnya negatif, bukan berarti di kampung halamannya nanti, mereka bebas keluar rumah. Pihak kelurahan setempat yang akan melakukan pemantauan,” katanya.

Hingga saat ini total PMI asal Malaysia yang sudah tiba di Jatim melalui bandara Juanda sebanyak 249 orang.

Dari total PMI tersebut, sekitar 77 orang telah menjalani observasi selama 14 hari di Medan Sumatera Utara.(div)

Loading...

baca juga