D-ONENEWS.COM

Jawa Timur Terendah Kedua Kasus Covid-19, Khofifah Imbau Masyarakat Jangan Lengah

Foto: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Surabaya,(DOC) – Pandemi di Jawa Timur sudah melandai dan menjadi wilayah terendah kedua untuk penularan Covid-19.

Dengan hasil tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi terhadap semua lapisan masyarakat yang selama ini patuh menerapkan protokol kesehatan atau 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker).

Penurunan kasus Covid di Jawa Timur ini, kata Khofifah, tak lepas dari sinergitas masyarakat yang disipilin menerapkan 3M dan peran Kepolisian, TNI serta Satpol PP di masing-masing daerah yang gencar melakukan yustisi masker.

“Hasil ini merupakan buah dari operasi yustisi yang digelar oleh kepolisian, TNI dan Satpol PP di daerah. Saya imbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kedisiplinan mematuhi 3M,” tandas Khofifah, usai mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda di Gedung negara Grahadi, Rabu(28/10/2020) kemarin.

Ia menjelaskan, di wilayah Jawa Timur, konsisten memiliki kesembuhan lebih tinggi dibandingn kasus baru. Di sisi lain kapasitas testing juga terus naik sehingga positivity rate mengalami penurunan.

“Hasilnya per 26 Oktober, berdasarkan pengolahan data dari Kemenkes RI, Jawa Timur menjadi provinsi dengan prosentase kasus aktif terendah no 2 se-Indonesia,” tambahnya.

Berdasarkan data Kemenkes RI tentang prosentase kasus aktif Covid-19 terendah se Indoneisa, pertama adalah Gorontalo 2,66%, kemudian kedua Jawa Timur 4,55% dan ketiga Kalimantan Selatan.

“Protokol kesehatan harus diperketat lagi, masyarkat jangan lengah. Operasi yustisi protokol kesehatan di Jawa Timur telah menjangkau sekitar 3,5 juta jiwa,” katanya.

Wilayah Jawa Timur sudah terbebas dari zona merah dan masuk zona kuning tercatat per-tanggal 27 Oktober.

Terdapat 23 Kabupaten/Kota yang sudah masuk ke zona kuning dan 15 Kabupaten/Kota yang masih masuk dalam zona orange. Ia akan menggencarkan yustisi guna mensosialisasikam 3T(testing, tracing dan treatment) agar Jawa Timur terbebas dari Covid-19.

“Tetap terus konsisten untuk meningkatkan kapasitas 3T dan meningkatkan kedisiplinan 3M,” pungkasnya.(fadiv)

Loading...

baca juga