Kebocoran Pipa di Tunnel Joyoboyo Jadi Sorotan Komisi C DPRD Surabaya

Kebocoran Pipa di Tunnel Joyoboyo Jadi Sorotan Komisi C DPRD SurabayaSurabaya,(DOC) – Kebocoran pipa air di sekitar Tunnel Intermoda Joyoboyo (TIJ) menarik perhatian serius Komisi C DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi C, Achmad Nurdjayanto, menyebut kebocoran ini sangat vital karena terjadi di jalan raya dan tepat di atas tunnel yang ramai di kunjungi masyarakat.

“Lokasinya di jalan raya dan berada di atas tunnel yang ramai. Ini harus segera di tangani,” ujar Nurdjayanto, Selasa (27/5/2025).

Bacaan Lainnya

Nurdjayanto menyoroti potensi dampak dari semburan air tersebut terhadap struktur tunnel yang merupakan bangunan baru dan di bangun menggunakan APBD Kota Surabaya. Ia meminta pengelola tunnel dan pemilik pipa air bergerak cepat untuk memastikan tidak ada kerusakan pada struktur bangunan.

“Kami berharap pihak pengelola tunnel segera memeriksa apakah semburan air ini mengancam kekuatan bangunan. Infrastruktur yang dibangun dengan biaya besar harus dijaga dengan baik,” jelasnya.

Bahaya untuk Pengendara dan Pengunjung

Lubang-lubang yang muncul akibat kebocoran ini juga berpotensi membahayakan pengendara yang melintas di jalan tersebut. Nurdjayanto meminta Dinas Perhubungan segera memasang tanda peringatan dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan.

“Kalau tidak cepat ditangani, bisa membahayakan pengendara. Apalagi sebentar lagi musim liburan, pengunjung kawasan TIJ dan Kebun Binatang Surabaya pasti bertambah,” imbuhnya.

Komisi C DPRD Surabaya berencana memanggil semua pihak terkait untuk meminta klarifikasi dan memastikan penanganan kebocoran pipa ini berjalan maksimal.

Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Kota Surabaya menegaskan bahwa kebocoran pipa di kawasan Tunnel Intermoda Joyoboyo bukan berasal dari jaringan pipa mereka.

Humas PDAM, Widya, menyatakan, “Tidak ada perbaikan pipa dari kami di lokasi Tunnel Intermoda Joyoboyo.”

Ia menambahkan, tim pemeliharaan perpipaan PDAM tidak melakukan aktivitas perbaikan apa pun di area tersebut. “Itu bukan pekerjaan dari PDAM,” tegas Widya.

Baca Juga:  Tower Jalan Pakis Resahkan Warga, Komisi C DPRD Kota Surabaya Turun Gunung

Berdasarkan pantauan di lapangan, kebocoran pipa sudah terjadi sejak dua hari lalu. Saat ini, petugas sedang melakukan perbaikan di lokasi untuk mengatasi masalah tersebut.(r7)

Pos terkait