Mentawai,(DOC) – Gempa Mentawai mendapat perhatian dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang bergerak cepat membantu penanganan dampak gempa.
Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang menginginkan garda depan Kemensos, yakni Taruna Siaga Bencana (Taruna), agar aktif segera setelah terjadi gempa.
Bersama elemen penanganan bencana lainnya, Tagana membantu mengevakuasi warga terdampak. Utamanya kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, Lansia dan penyandang disabilitas. Selain itu, Tagana juga turut menyalurkan distribusi bantuan ke masyarakat.
Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Padang, Hasim, langsung mengeluarkan intruksi kepada jajarannya, untuk segera menyalurkan bantuan. Hasim menyatakan, intruksi ini sesuai arahan Mensos Tri Risma.
“Bantuan di kirim dari Gudang BBPPKS (Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial) Padang, sejak Selasa (25/04) lalu,” kata Hasim, Kamis(27/04/2023).
Total bantuan Kemensos untuk membantu mengatasi dampak bencana di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai total senilai Rp. 199.535.800.
Rincian bantuan berupa makanan siap saji 1.000 paket, makanan anak 800 paket, lauk pauk siap saji 1.000 paket. Kemudian bumbu siap saji nasi goreng 48 paket, bumbu siap saji nasi kuning 48 paket, kasur 40 lembar, selimut 100 lembar, sandang bayi 100 paket, sandang dewasa 100 paket.
Seperti di ketahui, bahwa Selasa (25/04/2023) lalu, gempa bumi telah melanda Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,9 ini sempat memicu adanya tsunami. Pusat gempa berada di 177 Km barat laut Kepulauan Mentawai pada kedalaman 23 Km.(hm/r7)





