Lumajang,(DOC) – Warga Dusun Krajan Timur, Desa Jokarto, kecamatan Tempeh, Lumajang, Sukarto (71) harus babak belur karena dihajar warga.
Sebelumnya kakek ini diamankan oleh warga di Balai Desa Jokarto, karena diduga tega mencabuli gadis berusia 14 tahun.
Orang tua korban mengaku mengetahui sendiri pencabulan tersebut, sehingga menangkap pelaku.
Saat di Balai Desa Jokarto, pelaku sempat melarikan diri hingga warga mengejar dan menangkapnya kembali. Seketika itu, pelaku dihajar oleh massa sampai babak belur.
Buruntung petugas kepolisian cepat datang ke lokasi dan langsung membawa si kakek ke rumah sakit Bhayangkara untuk dirawat.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lumajang akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang sekarang berada ditahan di Mapolres.
“Pelaku sudah diamankan di Mapolres Lumajang, nantinya akan menjalani pemeriksaan oleh unit PPA,” ungkap Kapolsek Tempeh, Iptu Lugito, Sabtu(29/5/2021).
Kronologis kejadiannya, korban ditinggal sendiri dirumahnya oleh kedua orang tuanya yang pergi ke Kota. Pelaku yang mengetahui orang tua korban tidak dirumah, kemudian mendatanginya.
“Dirumah korban, pelaku mengajaknya untuk melakukan hubungan badan didalam kamar korban,” ujar Lugito.
Tidak lama kemudian orang tua korban datang, dan saat masuk rumah, ibu korban memergoki pelaku tengah berada di kamar anaknya.
“Ibu korban langsung menjerit, mendengar teriakan tersebut Ayah korban masuk kedalam kamar korban lalu memegang pelaku, dan dibawa ke Balai Desa Jokarto,” terangnya.
Pelaku sempat berontak saat dibawa ke Balai Desa Jokarto dan melarikan diri. Kemudian warga berhasil menangkapnya.
“Warga yang marah langsung menghajar pelaku hingga babak belur. Petugas datang, pelaku diamankan di Polsek Tempeh. Pelaku mengalami luka dibagian mulut, luka robek di kepala belakang sebelah kiri dan dikaki sebelah kiri,” pungkas Iptu Lugito.(imam/r7)